Sekolah radikal Inggris 'tak membaik'

Oldknow Academy, salah satu dari lima sekolah yang dicurigai menyusupkan agenda Islam radikal.

Sumber gambar, getty

Keterangan gambar, Oldknow Academy, salah satu dari lima sekolah yang dicurigai menyusupkan agenda Islam radikal.

Tak terjadi perbaikan yang berarti di lima sekolah negeri Birmingham yang diawasi terkait penerapan gagasan Islam radikal dalam apa yang disebut "plot kuda troya".

Badan Pengawas Sekolah Inggris (OSTED) mengatakan situasi di sebagian dari lima sekolah itu masih tak sesuai dengan <link type="page"><caption> rencana aksi yang ditetapkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/05/140503_pendidikan_birmingham" platform="highweb"/></link>.

Kelima sekolah diperiksa - dalam suatu inspeksi mendadak - antara 8 dan 12 September.

Dalam suart kepada menteri pendidikan, kepala OFSTED menyebut bahwa "terlalu banyak hal buruk yang masih tidak berubah sepanjang musim panas lalu."

Pemisahan siswa dan siswi

Kendati sudah ditetapkan rencana-rencana khusus untuk memperbaiki kurikulum di seluruh lima sekolah itu, masih kekurangam rincian yang diperlukan untuk memastikan diterapkannya tindakan nyata untuk "secara aktif mempromosikan" nilai-nilai dasar Inggris dan toleransi pada berbagai agama dan keyakinan yang berbeda.

Misalnya, di Golden Hillock School, siswa yang mengambil pilihan pelajaran agama bukan Islam, harus belajar sendiri.

Sejumlah siswa siswi Golden Hillock School, yang dituding tak menerapkan rencana aksi untuk memperbaiki kurikulum.
Keterangan gambar, Sejumlah siswa siswi Golden Hillock School, yang dituding tak menerapkan rencana aksi untuk memperbaiki kurikulum.

Di Park View Academy, "tak banyak yang telah dilakukan" untuk menangani pemisahan siswa berdasar jenis kelamin atau mendorong anak laki-laki dan perempuan untuk duduk bersama dalam pelajaran dan berbagi ide, demikian laporan itu.

Penyelidikan dilakukan terhadap sejumlah sekolah di Birmingham, terkait dugaan strategi <link type="page"><caption> "Kuda Troya" oleh kaum radikal Islam</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/07/140720_pendidikan_islam_birmingham" platform="highweb"/></link> untuk mengambil kendali sekolah di kota berpenduduk Muslim besar itu.

Sistem Islam yang keras dicurigai diterapkan, termasuk pemisahan murid lelaki dan perempuan, pembatasan terhadap mata pelajaran tertentu, dan bahkan di sebuah sekolah diputar<link type="page"><caption> video jihad untuk ditonton para siswa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/09/140902_video_radikal_sekolah_inggris" platform="highweb"/></link>.

Menteri Pendidikan bayangan Tristram Hunt, mengatakan, "Sungguh tak bisa dimengerti bahwa enam bulan setelah masalah serius ini mencuat, pemerintah pimpinan David Cameron masih belum mengambil tindakan, (dan dengan demikian) menempatkan anak-anak dalam risiko besar di bawah agenda kaum garis keras dan radikal, dan sekaligus menghancurkan standar sekolah (Inggris).