Desakan AS agar Eropa tingkatkan permintaan

Sumber gambar, AFP
Menteri Keuangan Amerika Serikat mendesak agar negara-negara pengguna mata uang Euro meningkatkan permintaan untuk mengurangi pengangguran dan mencegah deflasi.
Dalam sebuah pertemuan para menteri keungan negara-negara G20 di Cairns, Australia, Jack Lew mengatakan Eropa perlu memecahkan masalahnya sendiri dan menyelesaikan perbedaan-perbedaan internal.
Pengalaman <link type="page"><caption> Amerika Serikat</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/amerika_serikat/" platform="highweb"/></link>, tambahnya, adalah tidak memilih salah satu dari meningkatkan permintaan jangka pendek dan melakukan perubahan struktural jangka panjang.
"Anda perlu untuk mengejar keduanya."
Lew juga mengungkapkan kekhawatiran atas ketegangan politik antara negara-negara Eropa dan pengaruhnya dalam mengambil kebijakan yang mendesak.
"Keprihatinan saya adalah jika upaya untuk meningkatkan permintaan tertunda terlalu lama, maka ada risiko angin dari depan semakin kuat dan saya kira Eropa butuh angin dari belakang," jelasnya.
Sebelumnya, pada bulan September ini, Bank Sentral Eropa, ECB, menerapkan langkah-langkah baru untuk merangsang perekonomian di kawasan pengguna mata uang Euro.
Namun ECB tidak sampai menerapkan kebijakan yang diharapkan oleh Bank Sentral AS.
ECB mendapat tekanan untuk mendorong perekonomian karena produk manufaktur yang menurun dan inflasi turun setipis 0,3%.









