Suara 75 detik raih penghargaan seni

Sumber gambar, alison carlier
Sebuah rekaman suara, yang berlangsung 75 detik, memenangkan penghargaan seni menggambar bergengsi di Inggris.
Rekaman suara tersebut berupa ucapan kata sifat, garis dan tanda, meraih penghargaan Jerwood Drawing tahun ini dengan total hadiah sebesar £8,000 (Rp155.836 juta).
Ini adalah kali pertama karya seni berupa rekaman suara memenangkan penghargaan dalam 20 tahun terakhir.
Karya dua orang pemenang pada penghargaan ini akan dipamerkan pekan ini.
Pencipta karya seni berupa rekaman suara itu, Alison Carlier, mengatakan bahwa karyanya merupakan "sebuah gambar audio terbuka" yang menawarkan "penggambaran pembicaraan pada obyek yang tidak diketahui".
Didirikan pada tahun 1994, penghargaan Jerwood Drawing digelar setiap tahun untuk ajang lomba menggambar.
Terinspirasi pot Romawi
Dalam rekaman suara itu, sang seniman mengutarakan kata-kata seperti "keras, merah, coklat" untuk menggambarkan wujud sebuah pot bunga peninggalan bangsa Romawi yang ditemukan di Southwork, sebuah distrik di London, Inggris.
Carlier mengaku terinspirasi isi sebuah buku tentang penggalian situs peninggalan Romawi di wilayah selatan London yang dipamerkan di British Museum.

Sumber gambar, bbc
"Membaca teks dengan suara keras, saya melakukannya seperti membaca puisi," kata Carlier.
"Karya saya ini lebih bermakna saat didengar ketimbang saat membuatnya. Ini adalah gambar audio yang terbuka, mirip seni menggambar pada umumnya."
Empat tahun lalu, seniman kelahiran Glasgow, Susan Philipsz, juga memenangkan penghargaan Turner yang karyanya berupa karya instalasi suara.
Pada penghargaan Jerwood Drawing tahun ini, juara dua dengan hadiah sebesar £5,000 diraih seniman Sigrid Muller untuk karya cat airnya berupa gambar kacang polong.









