Cina dan Sri Lanka teken kerjasama bisnis

Xi Jinping

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Presiden Xi Jinping disambut oleh tuan rumah Presiden Mahinda Rajapaksa.

Presiden Cina Xi Jinping mengadakan kunjungan selama dua hari di Sri Lanka dan dijadwalkan menandatangani lebih dari 20 kerjasama, termasuk peresmian kota pelabuhan.

Kota Pelabuhan Colombo dibangun di atas pulau buatan di dekat ibu kota dengan dana pinjaman dari Cina senilai lebih dari US$1,3 miliar.

Cina tercatat sebagai investor paling besar di Sri Lanka setelah perang saudara berakhir. Di antara proyek yang digarap Cina adalah pembangunan jalan raya, pembangkit listrik dan bandar udara.

Pemerintah Beijing sudah membantah tegas tuduhan mereka berusaha membangun sejumlah pelabuhan yang diberi nama 'rangkaian mutiara' untuk mengepung India dan menghalangi pengaruh negara tetangga Sri Lanka itu.

Namun menjelang ketibaannya, presiden Cina menyebut Sri Lanka sebagai 'mutiara yang baik sekali'.

Sehari sebelumnya, Senin, 15 September, Xi Jinping berkunjung ke Maladewa. Di sana, pemerintah setempat mendukung usulan presiden Cina untuk membangun Jalan Sutera Maritim Abad ke-21. Jalan ini merupakan jalur laut yang menghubungkan Cina dengan Eropa.

Maladewa menyatakan kesiapan berpartisipasi secara aktif dan bekerja sama dalam proyek itu.