WHO: Wabah Ebola di Afrika Barat 'hal baru'

Sumber gambar, Getty
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan kecepatan dan luasnya penyebaran wabah Ebola di Afrika Barat "belum pernah terjadi sebelumnya."
Dr Keiji Fukuda dari WHO mengutarakan kekhawatirannya akan apa yang ia sebut "zona bayangan" yaitu wilayah-wilayah yang tidak bisa dicapai dan dimana pasien tidak terdeteksi.
Organisasi itu mengkonfirmasi <link type="page"><caption> 142 kasus baru Ebola</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/08/140802_ebola_afrika.shtml" platform="highweb"/></link> telah dilaporkan sejak 19 Agustus serta 77 kematian.
Wabah Ebola telah menewaskan lebih banyak orang dibandingkan wabah lainnya.
Sedikitnya 1.427 orang tewas dari 2.615 kasus.
Berbicara dalam konferensi pers di ibukota Liberia Monrovia, Fukuda mengatakan melawan penyakit itu akan membutuhkan "kerja keras berbulan-bulan."
"kita telah melihat wabah Ebola menyerang perkotaan, daerah terpencil dengan begitu cepat dan luas," tambahnya.
Pada hari Jumat, aparat Nigeria mengatakan mereka telah mendeteksi dua kasus baru Ebola yang menjangkiti pasangan suami istri pekerja medis. Mereka diduga tertular dari seorang pria yang meninggal dunia karena virus tersebut di Nigeria setelah pulang dari Liberia.









