Orangtua khawatir anak tak berteman

Sumber gambar, Getty
Orangtua khawatir anak-anak mereka tidak akan memiliki teman-teman ketika mereka mulai bersekolah untuk pertama kalinya, ungkap sebuah survei.
Dalam survei yang dilakukan badan amal Inggris Action for Children terhadap lebih dari 2.200 orangtua di Inggris, 33% mengatakan kekhawatiran utama mereka adalah anak mereka tidak akan memiliki teman-teman.
Selain itu, 11% mengatakan kekhawatiran utama mereka adalah anak-anak mereka akan kesulitan dengan tugas sekolah mereka.
Satu dari 10 orangtua yang disurvei mengatakan mereka khawatir anak mereka tidak akan meminta bantuan ketika mereka membutuhkannya.
Orangtua 'kewalahan'
Carol Iddon, direktur di Action for Children, mengatakan: "Orang tua secara alami khawatir tentang anak-anak mereka, namun hal yang paling mencengangkan adalah orangtua berpikir mereka melakukan hal yang benar dengan mengajarkan anak-anak mereka membaca dan menulis tanpa memimikirkan keterampilan sosial yang mereka butuhkan,'' kata Iddon.
Dia mengatakan bahwa untuk <link type="page"><caption> anak-anak</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/08/140804_teknologi_game_anak.shtml" platform="highweb"/></link> yang tidak memiliki banyak kontak dengan orang lain, atau tidak mengikuti kelompok bermain, belajar keterampilan sosial seperti berbagi, bermain dan berkomunikasi bisa menjadi sulit.
Iddon juga mengatakan anak-anak kesulitan untuk bergaul dan menempatkan diri mereka ke dalam lingkungan baru, sehingga pengalaman berteman dapat menjadi pengalaman yang menakutkan.
Liz Bayram, kepala eksekutif di tempat penitipan anak Pacey, mengatakan: "Kami menyadari ketika anak-anak mulai bersekolah, orangtua juga dapat merasa kewalahan.
"Mereka sangat khawatir tentang kebahagiaan anak mereka secara keseluruhan dan kemampuan mereka untuk beradaptasi dimana pada masa awal sekolah berbagai pihak cenderung lebih fokus pada kemampuan akademis anak," tambah Bayram.









