Perdagangan gajah 'membahayakan' kelangsungan hidup

gajah

Sumber gambar, traffic

Keterangan gambar, Saat ini nilai seekor gajah yang sehat sekitar US$33.000 atau Rp393 juta.

Gajah liar ditempatkan dalam keadaan menyedihkan di Myanmar oleh para penyelundup yang berusaha melanjutkan perdagangan yang menguntungkan, kata sebuah laporan.

Binatang ini, terutama anak-anak gajah, diperlakukan secara kejam untuk "dijinakkan" bagi kamp wisatawan di Thailand.

Campaigners Traffic mengkhawatirkan kebangkitan kembali penyelundupan akan sangat mengancam kelangsungan kehidupan gajah di Myanmar.

Mereka mendesak pemerintah Thailand untuk segera memperkuat hukum untuk mengatasi perdagangan gelap, lapor wartawan BBC Matt McGrath.

Kajian yang dirangkum jaringan pengawasan alam menyatakan sekitar 81 gajah hidup ditangkap secara gelap untuk dijual bagi industri pariwisata Thailand dari tahun 2011 dan 2013.

Binatang tersebut terutama dipakai untuk menghibur wisatawan asing dan dalam negeri di kamp penjelajahan.

Sebagian besar pengunjung lebih menyukai gajah muda dan hal ini membuat melonjaknya harga anak gajah.

Saat ini nilai seekor <link type="page"><caption> gajah</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/06/140614_sains_gajah.shtml" platform="highweb"/></link> yang sehat sekitar US$33.000 atau Rp393 juta.

Operasi yang dilakukan pemerintah Thailand pada tahun 2012 berhasil menghambat perdagangan binatang hidup dari Myanmar.

Meskipun demikian Campaigners Traffic menyatakan gajah liar tetap terus diperangkap karena para penyelundup yakin operasi pemerintah akan berakhir.