Dua kali makan dapat atasi diabetes

Makanan

Sumber gambar, z

Keterangan gambar, Makan dua kali sehari, yaitu pagi dan siang dapat tangani masalah diabetes

Makan dua kali, saat sarapan dan makan siang, lebih efektif menangani diabetes tipe 2 jika dibandingkan dengan metode makan lebih sedikit dan lebih sering, kata para ahli.

Para ahli di Institute for Clinical and Experimental Medicine di Praha, Republik Czech, membagi dua kelompok relawan pengidap diabetes tipe 2 dengan rentang usia 30-70 tahun. Tiap-tiap kelompok terdiri dari 27 orang.

Kepada kedua kelompok tersebut, sebagaimana dilaporkan wartawan kesehatan BBC News, Pippa Stephens, peneliti memberikan makanan dengan kandungan kalori yang sama, yaitu 1.700 kalori.

Namun, satu kelompok diberi makanan sebanyak dua kali sehari. Sedangkan kelompok lainnya makan enam kali sehari.

Peneliti menemukan para relawan yang makan dua kali sehari mengalami penyusutan bobot tubuh lebih banyak ketimbang mereka yang makan enam kali sehari.

Gula darah para relawan yang makan dua kali sehari pun turun signifikan.

Kepala peneliti Dr Hana Kahleova, dari Institute for Clinical and Experimental Medicine, mengatakan hasil penelitian "sangat menyenangkan."

Dia mengatakan: "Pasien merasa sangat takut akan lapar di malam hari, tetapi rasa lapar tak lagi terasa karena pasien makan sampai mereka kenyang.

"Tetapi ketika mereka makan enam kali sehari, makanan tak membuat mereka merasa kenyang. Ini sangat mengejutkan."

Hormon insulin

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin yang cukup untuk mengontrol kadar gula dalam darah. Artinya tingkat gula darah menjadi lebih tinggi.

Jika tidak ditangani, pengidap akan memicu penyakit jantung dan stroke, kerusakan syarat, mata menjadi sensitif terhadap cahaya, dan penyakit ginjal.

Sekitar 2,9 juta orang di Inggris terkena diabetes, 90% dari mereka mengindap diabetes tipe 2.

Badan layanan kesehatan Inggris merekomendasikan makan tiga kali sehari ditambah dengan cemilan sehat.