Kolektor Jerman wariskan lukisan ke museum Swiss

Cornelius Gurlitt

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Penyelidik Jerman menyita lebih dari 1.000 benda seni dari rumah Gurlitt.

Kolektor seni Jerman, Cornelius Gurlitt, yang koleksinya memicu penyelidikan karya seni jarahan Nazi, mewariskan koleksi lukisannya ke sebuah museum seni di Swiss.

Museum Seni Bern mengukuhkan museum itu menjadi "ahli waris tunggal"<link type="page"><caption> Cornelius Gurlitt</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/05/140506_seni_nazi.shtml" platform="highweb"/></link> yang meninggal dunia kemarin (06/05), kurang dari enam bulan setelah koleksinya yang sangat berharga ditemukan di rumahnya di Austria dan Jerman.

Museum tersebut pada Rabu, 7 Mei, mengaku terkejut dan pada saat yang sama senang bahwa surat wasiat Gurlitt menyebutkan bahwa pihaknya adalah ahli waris koleksi Gurlitt yang selama ini disimpan secara diam-diam.

Ia menyimpan benda-benda seni termasuk lukisan-lukisan terkenal itu selama puluhan tahun.

Wartawan BBC di Berlin Stephen Evans mengatakan Museum Seni Bern sekarang mempunyai tambahan koleksi lebih dari 1.000 lukisan yang tentu sangat diidam-idamkan oleh museum di manapun di dunia.

Gurlitt adalah putra seorang makelar seni yang diberi izin oleh Nazi untuk membeli dan menjual selama periode ketika pemilik dari kalangan warga Yahudi mengaku koleksi seni mereka dicuri.

Menurut Evans, banyak pertanyaan masih belum terjawab mengenai asal muasal lukisan. Namun seorang pengacara Gurlitt mengatakan hanya sebagian kecil lukisan adalah hasil curian, mungkin sekitar 50 saja.

Lukisan-lukisan yang dianggap sebagai hasil curian, lanjut pengacara itu, akan dikembalikan.