Kritik rok ketat polisi Kenya menjadi populer di media sosial

facebook

Sumber gambar, reuters

Keterangan gambar, Foto rok ketat polisi Kenya menjadi populer di media sosial.

Warga Kenya menggunakan media sosial untuk membela seorang polisi wanita yang difoto mengenakan rok ketat saat bertugas.

Koran The Sunday Nation menerbitkan foto seorang petugas polisi lalu lintas bernama Lindo Okello pada sebuah reli kendaraan bermotor di kota Kiambu.

Gambar tersebut dilengkapi dengan keterangan foto "pengamanan ketat".

Banyak orang memandang kata-kata ini lebih mengacu kepada roknya, bukan terhadap pekerjaannya sebagai pengaman masyarakat.

Lindo ditegur atasannya karena mengenakan pakaian yang tidak pantas.

Wakil komandan polisi Kenya, Grace Kaindi, membenarkan adanya teguran itu dan tidak ada tindakan lain yang diambil.

Foto tersebut menjadi populer di <link type="page"><caption> Facebook</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/04/140429_kesehatan_facebookdementia.shtml" platform="highweb"/></link> dan Twitter, memicu banjir komentar.

Pakaiannya juga menjadi topik perdebatan di stasiun radio setempat.

Sejumlah anggota masyarakat memandang aparat menghadapi masalah yang lebih besar.

Sementara kelompok lain memandang kontroversi tentang rok ini mewakili sifat konservatif masyarakat Kenya.

Tahun lalu, pimpinan polisi Kenya melarang polisi wanita bersolek dan memakai perhiasan karena dianggap mencoreng nama baik satuan.