Narkoba dan prostitusi pengaruhi ekonomi

Sumber gambar, PA
Perekonomian Inggris akan mendapatkan tambahan masukan £10miliar dari narkoba dan prostitusi.
Kantor Statistik Nasional yang akan melakukan perhitungan menegaskan hal ini pada forum ekonomi pekan lalu dan akan menerbitkan rinciannya bulan depan.
Pemasukan dari prostitusi adalah £3miliar sementara narkoba £7miliar.
Uni Eropa sudah mengumumkan bahwa aktivitas ilegal perlu dimasukkan dalam neraca negara sehingga dapat melihat perbandingan antara negara-negara Eropa.
Di Belanda misalnya, beberapa obat-obatan yang dilarang di Eropa diizinkan beredar, dan prostitusi adalah legal.
Uni Eropa ingin agar semua negara anggota dapat melakukan perhitungan dengan cara yang sama karena alokasi anggaran Uni Eropa didasarkan pada GDP tiap-tiap negara.
PSK Konsumsi rumah tangga
Masuknya aktivitas ilegal ke dalam GDP adalah salah satu perubahan perhitungan neraca yang akan diberlakukan di negara-negara Eropa mulai September 2014.
Untuk Inggris, awalnya aktivitas ini hanya akan termasuk produksi ganja, penyelundupan narkoba, dan prostitusi, tetapi diharapkan juga akan memasukkan tenaga kerja ilegal, perjudian, pembajakan perangkat lunak, dan penadahan barang curian.
Kuasa statistik Eropa, Eurostat, telah mengeluarkan pedoman mengukur aktivitas ilegal, yang menyebutkan mereka harus memperkirakan bahwa narkoba dan layanan prostitusi dikonsumsi oleh rumah tangga dan bukan badan usaha.
Ahli statistik hanya perlu memasukkan prostitusi yang telah menetap di negara yang bersangkutan lebih dari setahun dan penelitian lebih difokuskan pada pendapatan PSK dibandingkan permintaan konsumen karena dianggap lebih akurat.









