Asia Tenggara dinyatakan bebas polio

polio

Sumber gambar, bbc

Keterangan gambar, Polio masih menjadi masalah di Pakistan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan Asia Tenggara bebas polio yang berarti virus tersebut hilang dari 80% wilayah dunia.

Pernyataan ini dipandang sebagai "tonggak sejarah" dalam usaha dunia menghilangkan virus yang mematikan tersebut.

India secara resmi mencatat tiga tahun berturut turut tanpa kasus baru polio, lapor wartawan BBC Tulip Mazumdar.

Direktur kawasan Asia Tenggara WHO Dr Poonam Khetrapal mengatakan, "Ini adalah masalah yang sejak lama dihadapi kawasan, tetapi sekarang kita bebas polio".

Meskipun demikian penyakit ini masih <link type="page"><caption> mewabah di Afghanistan, Nigeria dan Pakistan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/02/140211_afghan_polio.shtml" platform="highweb"/></link>.

Sementara negara Asia Tenggara lain seperti Sri Lanka, Maldives dan Bhutan sudah bebas virus tersebut selama lebih 15 tahun.

Tantangan besar

Meskipun pengumuman ini sangat besar pengaruhnya di dunia, WHO mengakui masih terdapat tantangan besar yang harus diatasi jika dunia ingin mencapai sasaran bebas polio keseluruhan di tahun 2018.

Polio muncul kembali di negara konflik seperti Suriah yang sebelumnya berhasil mengatasinya.

Penyakit ini terutama menimpa anak di bawah lima tahun. Virus menyebar dari makanan dan air beracun yang kemudian dapat memasuki sistim syaraf sehingga menyebabkan kelumpuhan pada setiap 200 infeksi.

Asia Tenggara adalah kawasan keempat yang WHO nyatakan sebagai bebas polio setelah Amerika, Pasifik Barat dan Eropa.

Laut Tengah bagian timur dan Afrika masih belum mendapatkan status yang sama.