Surat penulis Alice in Wonderland dilelang

Surat pribadi penulis Alice in Wonderland, Lewis Carroll, terjual seharga £11.825 (Rp223 juta) di pelelangan London, Bonhams.
Dalam surat tersebut, ia mengeluh mengenai sisi negatif dari ketenaran.
Ditulis atas nama pribadinya, Charles Dodgson, ia mengatakan benci "ditunjuk, dipandangi oleh orang tak dikenal dan diperlakukan seperti 'singa'".
Surat yang ditulis tangan itu awalnya diperkirakan akan laku terjual seharga antara £3.000 dan £4.000.
Carroll mengirim surat itu kepada temannya Anne Symonds tahun 1891.
Walau terkenal, Carroll dikenal sebagai orang yang pemalu.
Ia menulis, meski ia menyadari banyak orang "senang dipandang sebagai orang yang terkenal...tidak semua orang sama; apa yang kita suka dan tidak suka bisa sangat berbeda".
"Saya sangat membenci semua itu sehingga terkadang saya berharap saya tidak pernah menulis buku itu," ungkap surat tersebut.

Sumber gambar, NA
Pembeli Inggris
Surat tersebut dijual sebagai bagian dari berbagai buku, manuskrip, map dan foto yang dilelang - seperti edisi pertama dari Pride and Prejudice karya Jane Austen dan A Tale of Two Cities karangan Charles Dickens.
Surat Carroll dibeli oleh orang Inggris yang hadir di pelelangan.
Dua foto dari Carroll juga dijual di pelelangan. Satu foto dari seorang perempuan muda di pinggir laut terjual seharga £5.250 dan sebuah potret perempuan di sofa berusia tiga tahun terjual seharga £2.750.
Selain menulis Alice in Wonderland, Carroll adalah seorang dosen dan guru Matematika di Christ Church, Oxford.
Ia menulis karya tersohor tersebut sebagai sebuah hadiah kepada Alice Liddell pada 1864 yang saat itu berusia 12 tahun.
Carroll mendapatkan ide cerita mengenai Alice dan perjalanannya ke dunia khayalan ketika ia berada dalam sebuah kapal bersama Alice Lidell dan keluarganya tahun 1862.
Hubungan mereka belum lama ini dibuat dalam sebuah drama oleh penulis Amerika John Logan dalam pertunjukkan Peter and Alice.
Pertunjukkan ini dibintangi oleh Dame Judi Dench sebagai Alice Lidell Hargreaves di masa dewasanya.









