Pasar musik anjlok karena Jepang

japan musik

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Sebagian besar konsumen musik Jepang membeli CD pemusik dalam negeri

Penurunan tajam konsumsi musik di Jepang menyebabkan angka pertumbuhan dunia melambat di tahun 2013, seperti dilaporkan Federasi Internasional Industri Musik (IFPI).

Penjualan <link type="page"><caption> Jepang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/jepang/" platform="highweb"/></link> yang anjlok 16,7% menyebabkan penurunan sebesar 3,9% di dunia.

Tetapi konsumen musik Eropa justru mencatat kenaikan dengan pertumbuhan pertama sejak 13 tahun terakhir. Sementara penjualan digital di Amerika Serikat naik 3,4%.

Jepang sebagian besar bergantung pada penjualan musik secara fisik, yang kinerjanya tidak baik di tahun lalu.

Negara yang merupakan pasar musik terbesar kedua dunia dipandang unik dibanding negara maju lainnya karena Jepang masih bergantung pada penjualan CD bukannya pengunduhan musik di telpon pintar.

Industri musik dikuasai beberapa pemain besar dan dipandang gagal melakukan perubahan ke arah digital, kata IFPI.

Jepang dan Korea Selatan adalah negara negara yang pada tahun 2013 mencatat 10 album populer diduduki pemusik dalam negeri.

Jika data Jepang tidak dimasukkan, pasar musik dunia tahun 2013 stabil pada tingkat 0,1%.