'Twitter Cina' Weibo lepas saham di AS

weibo

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pengguna internet kerap berbagi informasi di Weibo

Situs mikroblog Cina, Weibo, mengungkap rencana untuk menjual saham di bursa AS.

<link type="page"><caption> Weibo</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/01/140117_pengguna_weibo_turun.shtml" platform="highweb"/></link>, yang dimiliki oleh raksasa internet Cina Sina, ingin mencari dana US$500 juta melalui penjualan saham.

Namun, perusahaan itu tidak memberikan rincian mengenai jumlah saham yang akan dijual atau harganya.

Menurut dokumen yang didaftarkan ke regulator AS, Weibo memiliki 129,1 juta pengguna bulanan pada Desember dan menghasilkan pemasukan US$188 juta pada 2013.

"Sebuah mikrokosmik masyarakat Cina, Weibo menarik <link type="page"><caption> pengguna dalam jumlah besar</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/01/140103_hiburan_sherlock_gay.shtml" platform="highweb"/></link>, termasuk orang biasa, selebriti dan tokoh masyarakat lainnya, selain organisasi media, bisnis, lembaga pemerintah dan badan amal," kata perusahaan itu.

Pasar internet Cina telah tumbuh menjadi salah satu pasar terbesar di dunia dengan jumlah pengguna lebih dari 500 juta.

Dengan kebijakan pemblokiran jejaring sosial global seperti Facebook dan Twitter di Cina, perusahaan-perusahaan domestik mengambil untung dari pertumbuhan pesat itu.