Travolta 'terpuruk' pasca kematian putranya

john travolta

Sumber gambar, Wenn

Keterangan gambar, John Travolta meraih popularitas di 1970-an

Bintang Saturday Night Fever John Travolta menyebut kematian anak lelakinya yang mulai beranjak remaja Jett sebagai "hal terburuk yang pernah terjadi dalam hidup saya."

"Sejujurnya, saya tidak tahu apakah saya bisa bangkit dari keterpurukan itu," ungkapnya dalam wawancara di Theatre Royal Drury Lane di London tengah.

"Hidup tidak lagi menarik bagi saya, dan butuh waktu bagi saya untuk keluar dari kesedihan."

Jett Travolta meninggal dunia pada usia 16 tahun pada Januari 2009 setelah kejang saat berlibur bersama keluarganya di Bahama.

Ayah dan ibunya Kelly Preston mengatakan putra sulung mereka menderita autis dan sering mengalami kejang.

Pasangan itu memiliki dua anak lain yaitu Ella Bleu, 13, dan Benjamin, 3.

john travolta

Sumber gambar, wenn

Keterangan gambar, Penonton belajar menari di panggung

Penjahat di James Bond

Travolta mengatakan ia "tidak ingin terbangun" setelah kematian Jett dan bahwa Gereja Scientology berperan penting dalam penyembuhan luka batinnya.

"Saya berterimakasih kepada Scientology karena mendukung saya selama dua tahun penuh, dari hari Senin hingga Minggu," sambungnya.

"Mereka tidak pernah jeda, bekerja dari berbagai sisi untuk membantu saya mengatasi duka cita dan rasa kehilangan dan akhirnya membuat saya merasa saya sanggup menghadapi hari ini."

Aktor berusia 59 tahun itu sudah mengikuti Scientology sejak 1970-an.

Dalam wawancara itu, penonton pun diundang ke panggung untuk belajar menari. Travolta juga mengungkap hasratnya untuk bermain di film <link type="page"><caption> James Bond. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/12/131213_hiburan_bond_pemabuk.shtml" platform="highweb"/></link>

"Saya ingin menjadi penjahat di film James Bond berikutnya," kata Travolta, dan mengatakan ia bahkan sudah menemui produser Barbara Broccoli dan menyatakan keinginannya itu.