BlackBerry rugi US$4,4 M di kuartal ketiga

BlackBerry
Keterangan gambar, BlackBerry pernah merajai pasar ponsel pintar sebelum digeser iPhone dan ponsel Android.

Perusahaan telepon genggam pintar Kanada, BlackBerry, pada hari Jumat (20/12) mengumumkan kerugian besar mencapai US$4,4 miliar pada kuartal ketiga tahun ini.

Nilai kerugian ini empat kali lebih tinggi dari kerugian pada kuartal sebelumnya.

BlackBerry -yang dulu bernama Research in Motion atau RIM- mengatakan penjualan produk-produk mereka turun tajam.

Pada kuartal ketiga perusahaan ini hanya berhasil menjual 1,9 juta unit Blackberry baru, yang mengisyaratkan seri Z10 tidak sukses di pasar.

Situasi ini membuat penerimaan BlackBerry turun 56% dibandingkan tahun lalu.

September lalu BlackBerry mengumumkan PHK 4.500 karyawan setelah merugi US$965 juta pada kuartal kedua 2013.

BlackBerry kini dipimpin direktur baru, John Chen, yang mengatakan bahwa 'perusahaannya masih hidup' namun kini lebih memusatkan perhatian pada bisnis perangkat lunak, bukan perangkat keras.

BlackBerry pernah merajai pasar ponsel pintar, namun dalam beberapa tahun belakangan kesulitan bersaing dengan iPhone buatan Apple dan aneka ponsel dengan sistem operasi Android.