Rekor jumlah mahasiswa baru Inggris

Jumlah mahasiswa baru untuk program sarjana mencapai rekor tertinggi di Inggris, yang mencapai hampir 496.000 orang untuk tahun akademik yang dimulai pada musim gugur tahun ini.
Minat untuk masuk ke perguruan tinggi di Inggris menurun setelah pemerintah biaya kuliah hingga tiga kali lipat, menyusul kebijakan pengetatan anggaran.
Kenaikan ini membuat biaya kuliah di Inggris bisa mencapai £9.000 atau Rp177 juta (dengan kurs Rp19.700) per tahun.
Mary Curnock Cook, Direktur UCAS -lembaga yang mengurusi pendaftaran mahasiswa- mengatakan data menunjukkan bahwa penurunan minat masuk universitas yang sempat terjadi tahun lalu, ternyata hanya berlangsung sesaat.
"Kita memang melihat adanya penurunan untuk tahun 2012. Mungkin ketika itu orang-orang mempertimbangkan biaya yang tinggi untuk masuk ke universitas," kata Cook.
Ia menjelaskan data ini juga mengisyaratkan angka mahasiswa baru akan terus meningkat dalam jangka panjang, antara lain disebabkan oleh rencana pemerintah untuk menghapus batas maksimal mahasiswa baru.
Serikat nasional mahasiswa, NUS, menyambut baik data ini, namun juga memperingatkan penurunan yang terjadi di sektor lain pendidikan tinggi.
Menurut NUS jumlah mahasiswa paruh waktu menurun 40%.









