Pemilik ular di pesawat dilepas

Ular jagung
Keterangan gambar, Ular jagung yang dibawa seorang penumpang dianggap tidak berbahaya.

Seorang penumpang pesawat yang terbang ke bandara Luton, Inggris dari Israel telah dimintai keterangan oleh kepolisian, dalam kasus penemuan seekor ular dalam penerbangan tersebut.

Pria itu mengaku membawa "hewan peliharaan mungilnya" dalam penerbangan Easyjet dari Tel Aviv, seperti dikonfirmasi oleh maskapai tersebut.

Juru bicara Easyjet mengatakan para penumpang lain "tidak berada dalam bahaya" akibat hewan melata ini. Dan ular jagung (cornsanke) yang ditemukan merupakan jenis yang diklaim "jinak".

Polisi Bedfordshire, yang menemui pria tersebut setelah pesawat mendarat, mengatakan tidak ada sanksi hukum yang akan dikenakan terhadap pria tersebut.

Sejumlah penumpang menulis di situs mesia sosial bahwa ada seorang penumpang yang membawa ular selama penerbangan.

Kicauan yang ditulis Hugo Allon berbunyi:"Pesawat saya didatangi polisi karena seseorang membawa seekor ular dalam penerbangan dan mengeluarkannya ditengah penerbangan. Momen yang tidak membosankan bersama Easyjet."

Maskapai mengatakan reptil itu berada di dalam sebuah kontainer sepanjang watu terbang tetapi awak pesawat kemudian mewaspadainya setelah diperingatkan oleh otoritas bandara Luton.

"Kami telah mempersoalkan masalah ini dengan bandara (Tel Aviv) untuk mengetahui mengapa reptil tersebut tidak terdeteksi pihak keamanan," demikian pernyataan maskapai penerbangan itu.