Universitas dimanfaatkan untuk dorong ekonomi

Laporan terbaru di Inggris mengusulkan agar universitas-universitas seharusnya dibawa ke jantung ekonomi dan diberi dana untuk merangsang pertumbuhan.
Dalam laporan berjudul Encouraging a British Invention Revolution disebutkan bahwa Inggris berada di garis depan dalam bidang teknologi dan penemuan. Namun hal itu bukan jaminan keberhasilan.
"Kita harus bekerja keras untuk mempertahankan posisi kekuatan ini di tengah persaingan yang semakin ketat," isi laporan seperti dijelaskan oleh wartawan BBC masalah pendidikan Judith Burns.
Penulis pengantar laporan adalah bos perusahaan GlaxoSmithKline, Sir Andrew Witty.
Dia mengatakan perguruan tinggi Inggris mempunyai "kekayaan gagasan, teknologi dan energi manusia yang luar biasa".
Pendanaan

Menurutnya, aset tersebut tidak hanya mampu menelurkan perusahaan baru tetapi juga menciptakan industri. Namun sumber pendanaan yang berlaku sekarang terlalu rumit sehingga menghambat kemajuan.
Padahal, kata Sir Andrew Witty, tanpa fokus pendanaan yang lebih baik, organisasi dan kolaborasi maka muncul risiko bahwa pencapaian kemajuan akan tertunda.
Di samping itu ada pula risiko penemuan-penemuan Inggris akan digunakan untuk membangun industri asing.
Kerumitan pendanaan menjadi rintangan bagi mereka yang ingin mewujudkan gagasan ke dalam bisnis yang berpotensi menciptakan lapangan kerja, kata bos perusahaan farmasi GlaxoSmithKline.
Oleh karena itu pemerintah harus menyediakan dana £1 miliar guna membantu para peneliti perguruan tinggi bekerja sama dengan usaha skala kecil untuk mewujudkan gagasan ke dalam penemuan-penemuan yang menghasilkan uang.
Laporan Encouraging a British Invention Revolution diterbitkan Selasa (15/10) dan disusun atas permintaan pemerintah.









