Karya Banksy di kanvas dijual di taman New York

Banksy
Keterangan gambar, Penjual karya kanvas Banksy yang asli disebut bergaya seperti Banksy.

Lukisan asli di kanvas yang ditandatanngani seniman grafiti Inggris terkenal, Banksy, dijual di taman Central Park, New York, dengan harga £38 atau sekitar Rp600.000.

Video yang dipajang di situs resmi Banksy, yang selama ini merahasiakan identitasnya, menampilkan seorang pria yang bergaya seperti Banksy menjual lukisan-lukisan tersebut.

Beberapa lukisan kanvas itu -yang nilainya diperkirakan bisa mencapai £20.0000- tidak terjual.

Banksy saat ini memang sedang berada di New York untuk berkarya selama sebulan dan berjanji akan melukis satu karya jalanan setiap harinya.

Video yang dipajang di situs Banksy itu memperlihatkan seorang pria yang tidak dikenal menjual lukisan pada tengah hari waktu New York kepada seorang perempuan yang membeli dua lukisan kecil untuk anaknya setelah menawar potongan 50%.

Di video tersebut dipajang kalimat, "Kemarin saya mendirikan kios di taman menjual karya asli Banksy di kanvas yang asli. Satu lukisan US$60."

Terlihat juga seorang perempuan asal Selandia Baru membeli dua lukisan kanvas yang disusul dengan pembelian empat lukisan oleh seorang pria dari Chicago.

Banksy
Keterangan gambar, Banksy berjanji akan melukis satu setiap harinya di New York selama sebulan.

Total penjualan pada hari itu dilaporkan mencapai US£420 dan di bawah tayangan video ditulis, "Harap dicatat ini hanya satu kali. Kios tidak akan ada lagi hari ini."

Seni 'tanpa' harga

Dalam wawancara dengan salah satu majalah terbitan New York, Village Voice, seniman yang bergerilya dengan melukis grafiti di beberapa kota dunia itu mengatakan keinginannya bahwa karya seni sebaiknya tidak diberi harga.

"Saya tahu seni jalanan bisa merasa meningkat seperti sayap dari karier seni, jadi saya ingin membuat seni tanpa ada harga yang dilekatkan."

"Tidak akan ada pameran di galeri, buku atau film. Tidak ada gunanya. Yang diharapkan bermakna sesuatu," tambah seniman yang bahkan ketika diwawancara tetap mengenakan penutup kepala.

Sejauh ini warga New York sudah menyaksikan beberapa karyanya, antara lain yang diberi judul The Sirens of the Lambs, berupa lukisan di sebuah truk yang berisi boneka mainan dan berkeliling di kawasan pengemasan daging.

Selain juga ada grafiti balon berbentuk hati yang ditutup plester di dinding di Brooklyn maupun karyanya di mobil rusak yang berdampingan di dinding kota di kawasan Lower East Side, New York.