Polisi menangkap pria yang berupaya masuk Buckingham

Seorang pria berusia 44 tahun yang membawa pisau ditangkap polisi setelah berupaya masuk ke Istana Buckingham, London.
Kepolisian mengatakan dia berupaya masuk istana melewati pintu tengah utara, Senin (14/10) pukul 11.30 waktu setempat namun langsung dihentikan.
Pria tersebut ditangkap dan dibawa ke kantor polisi dengan tuduhan menerobos kawasan yang dilindungi serta memiliki senjata yang berbahaya.
Pisau ditemukan setelah dilakukan penggeledahan atas pria tersebut dan ditegaskan tidak seorangpun terluka dalam insiden ini.
Istana Buckingham sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Ratu Elizabeth II sedang tidak berada di istana ketika penangkapan terjadi.
Pintu tengah utara adalah yang terletak paling sebelah kanan di bagian depan Istana Buckingham dan merupakan pintu masuk yang digunakan setiap hari.
Bukan upaya pertama
Bulan lalu seorang pria ditangkap dengan tudugan pencurian, penerobosan, dan kerusakan karena memanjat pagar Istana Buckingham.
Setelah itu, seorang pria juga ditangkap karena dugaan konspirasi untuk melakukan pencurian. Keduanya sudah dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu persidangan.
Awal September, muncul laporan <link type="page"><caption> Pangeran Andrew diminta untuk </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/09/130908_princeandrewbuckingham_majalahlain.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> menunjukkan identitas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/09/130908_princeandrewbuckingham_majalahlain.shtml" platform="highweb"/></link> di bawah todongan senjata pengawal ketika berada di Istana Buckingham.
Polisi membantah bahwa pria tersebut adalah Pangeran Andrew namun membenarkan bahwa seorang pria memang diperiksa identitasnya.
Keamanan di Istana Buckingham sebelumnya sudah pernah kebobolan, antara lain oleh Michael Fagan pada tahun 1982.
Waktu itu dia berhasil masuk ke kamar tidur Ratu Elizabeth dan sempat berbicara dengan ratu sebelum ditangkap.









