Lukisan ratu yang rusak telah diperbaiki

Lukisan Ratu Elizabeth II sebelumnya dirusak seseorang.
Keterangan gambar, Lukisan Ratu Elizabeth II sebelumnya dirusak seseorang.

Lukisan Ratu Elizabeth II karya Ralph Heimans, yang dirusak seseorang pada Mei lalu, telah diperbaiki dan ditempatkan kembali di Westminster Abbey, Inggris.

Ralph Heimans mengatakan dia senang melihat hasil karyanya "telah dipasang kembali di tempatnya".

"Saya senang lukisan ini telah diperbaiki dan telah dipasang di tempatnya semula, sehingga masyarakat dapat menikmatinya kembali," tambah Heimans.

Lukisan cat minyak berukuran 2,7 x 3,3 meter, serta menggambarkan Ratu Elizabeth II dengan gaun negara, selesai dikerjakan pada tahun lalu saat perayaan tahta berlian Ratu.

Ratu digambarkan berpose dengan latar Sacrarium Westminster Abbey, yang juga dikenal sebagai Coronation Theater atau Teater Penobatan.

Didenda Rp77,6 juta

Insiden vandalisme tersebut terjadi sembilan hari setelah raja dan anggota lain dari keluarga kerajaan berkunjung ke lokasi tersebut dalam peringatan ulang tahun ke-60 dari penobatan Ratu.

Tim Haries, yang berusia 41 tahun , asal Doncaster, South Yorkshire, mulai diadili pada Juni lalu dan <link type="page"><caption> dituntut pidana dengan ganti rugi kerusakan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/06/130614_lukisan_ratu_dirusak.shtml" platform="highweb"/></link> lebih dari £5.000 atau sekitar Rp77,6 juta.

Karyawan di bidang kelistrikan ini diduga membawa sekaleng cat semprot ke dalam Chapter House di Westminster Abbey, sebelum merusak lukisan tersebut.

Lukisan yang diberi berjudul 'Teater Penobatan, Westminster Abbey: Potret Ratu Elizabeth II', sebelumnya telah diturunkan dari ruang pameran publik karena aksi vandalisme itu, sebelum diperbaiki.

Sebelumnya, lukisan dipamerkan pada publik pertama kalinya pada bulan September di National Portrait Gallery Australia di Canberra sebelum pindah ke London.