Perdagangan Cina meningkat di atas harapan

Pertumbuhan perdagangan Cina sepanjang April meningkat di atas perkiraan para pengamat, yang bisa dilihat menjadi pertanda mulai pulihnya perekonomian negara itu.
Ekspor naik 14,7% dibanding masa yang sama tahun sebelumnya dan juga meningkat dari 10% pada Bulan Maret. Adapun impor menjadi 16.8% atau naik dari 14,1%.
Dalam beberapa bulan belakangan, data ekspor Cina menunjukkan tanda-tanda yang positif dari pemulihan permintaan pasar internasional.
Namun data tersebut tidak sejalan dengan yang dialami negara-negara pengekspor lain di Asia, seperti Korea Selatan dan Taiwan, yang memperlihatkan permintaan global masih lemah.
Hal itu menyebabkan timbulnya keraguan dari para pengamat atas akurasi data tentang pertumbuhan perdagangan Cina.
"Saya tidak punya keyakinan kuat bahwa data itu mencerminkan kenyataan," tutur Zhiwei Zhang, ekonom senior dari perusahaan keuangan Nomura di Hong Kong
Ada dugaan para pengekspor membesar-besarkan bisnis mereka untuk menghindar dari pembatasan jumlah dana yang boleh dibawa masuk ke Cina.
"SAFE di Cina baru-baru ini meluncurkan peraturan baru untuk mengatasi masuknya modal yang disamarkan sebagai pembayaran dagang. Saya curiga dengan data perdagangan itu," tutur Zhang merujuk pada badan negara yang antara lain mengatur aliran mata uang asing.
Pertengahan Januari, Cina mencatat pertumbuhan ekonomi Cina sepanjang 2012 tercatat 7,8%, yang merupakan terlemah selama 13 tahun terakhir.
Krisis ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa menyebabkan pertumbuhan ekonomi Cina yang selama ini mencapai dua angka telah berakhir mengingat Cina menggantungkan pada pasar ekspor.









