Puluhan polisi India diskors karena terima suap

Lebih dari tiga puluh polisi di kota Mumbai, India, diskors setelah mereka tertangkap dalam rekaman video menerima suap, kata para pejabat.
Tayangan video itu menunjukkan menerima 50 rupees (Rp13.000) sampai 150 rupees (Rp25.000) dari Kasam Khan.
Khan mengatakan ia bekerja sebagai tukang bangunan di rumah temannya di Nehru Bagar saat dikunjungi para polisi yang meminta suap.
Tayangan itu direkam dalam waktu dua minggu pada bulan Maret, katanya.
Kepala polisi Mumbai Satyapal Singh menyebut "insiden itu memalukan" dan menyatakan polisi itu akan dihukum bila dinyatakan bersalah.
Pemerintah India telah memerintahkan penyelidikan oleh biro antikorupsi.
Khan mengatakan ia memasang kamera video setelah sejumlah polisi mengancam akan memerangkapnya karena melakukan perluasan bangunan tanpa izin kecuali bila membayar uang.
Ia memberikan rekaman itu kepada pejabat polisi yang kemudian menindak para polisi itu.
Inilah untuk pertama kalinya tindakan terhadap sejumlah besar polisi diambil di India.
Situs kepolisian menggambarkan polisi di kota itu sebagai "penjaga kepercayaan Anda" yang bekerja keras untuk "menerapkan hukum tanpa memihak dan secara tegas tanpa takut."
Wartawan BBC Zubair di Mumbai mengatakan pemerintah di negara bagian Maharashtra meluncurkan operasi antikorupsi setelah <link type="page"><caption> 74 orang meninggal akibat gedung yang roboh</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/04/130405_india_bangunan_runtuh.shtml" platform="highweb"/></link> baru-baru ini.









