Pameran David Bowie laris

Karcis untuk pameran karya pemusik David Bowie di Museum Victoria & Albert, London, merupakan yang paling cepat terjual sepanjang sejarah museum itu.
Lebih dari 42.000 karcis terjual untuk pameran retrospektif yang mulai dibuka untuk umum Sabtu 23 Maret.
Penjualan itu lebih tinggi dua kali lebih cepat dibanding karcis-karcis untuk pamerang sebelumnya di museum itu.
Pameran di V&A akan mengeksplorasi proses kreatif David Bowei sebagai inovator musik dan ikon budaya dalam rentang waktu 50 tahun.
Album pertamanya setelah vakum selama satu dekade -yang dirilis awal pekan ini- juga menjadi album yang paling laris di Inggris.
<link type="page"><caption> The Next Day merupakan album terbaru pemusik </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/01/130108_musik_singledavidbowie.shtml" platform="highweb"/></link> <link type="page"><caption> berusia 66 tahun</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/01/130108_musik_singledavidbowie.shtml" platform="highweb"/></link> ini sejak <italic>Black Tie White Noise</italic> tahun 1993.
Tulisan tangan
Walau Bowie tidak terlibat langsung dalam pameran di V&A, David Bowie Archive memberi akses yang tidak biasa kepada kurator museum, seperti baju-baju Bowie yang bergaya maupun foto-foto pada masa awal karirnya.
Sekitar 60 pakaian panggung Bowie -termasuk baju Ziggy Stardust tahun 1972 dan baju untuk tur Aladdin Sane tahun 1973- akan dipamerakan di V&A hingga pertengahan Agustus.
Selain itu juga akan dipamerkan tulisan tangan seperangkat lirik lagunya maupun sketsa karyanya dan buku hariannya.
David Bowie bukany hanya terkenal dengan aksi panggungnya tapi juga musiknya yang inovator yang tidak mengikuti pakem-pakem musik rock dan pop umumnya.
Karnya yang menjadi hit antara lain Space Oddity, Ashes to Ashes, China Girl, dan Let's Dance.









