Gedung Sony di Tokyo dijual

Sony menjual gedungnya di Tokyo -yang merupakan salah satu gedung ikonik mereka- dengan nilai sekitar US$1,2 miliar.
Gedung bertingkat 25 itu, yang dibangun di atas lokasi yang sering disebut sebagai 'tanah suci' Sony, terletak tidak jauh dari kantor pusatnya.
Selesai dibangun pada tahun 2011 untuk menampung 5.000 pekerja di unit TV dan suara, gedung ini menjadi tempat peluncuran TV jenis Trinitro.
Pembelinya adalah Nippon Building Fund dengan kepemilikan 60% dan sisanya dimiliki investor yang tidak disebutkan namanya.
Namun Sony masih akan tetap menggunakannya selama lima tahun mendatang.
Butuh uang tunai
Penjualan ini hanya sebulan lebih setelah <link type="page"> <caption> Sony </caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/01/130118_sony_gedung.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> menjual gedungnya di New York</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/01/130118_sony_gedung.shtml" platform="highweb"/> </link> yang menjadi kantor pusatnya untuk kawasan Amerika Serikat.
Sony, yang sedang membutuhkan uang tunai untuk membayar utangnya, menghadapi masalah dengan menguatnya mata uang yen sebelum dan setelah krisis keuangan 2008.
Masalah penguatan yen tersebut juga dihadapi oleh industri elektronik Jepang lainnya, seperti Panasonic dan Sharp.
Sementara pada saat bersamaan muncul pula pesaing baru yang kuat, antara lain Samsung dari Korea Selatan.
Bagaimanapun belakangan ini nilai mata uang Yen mulai melemah dan awal Februari tahun ini <link type="page"> <caption> Sony melaporkan penurunan kerugian</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/02/130207_sonyrugi.shtml" platform="highweb"/> </link> sekitar 75% dalam periode Oktober-Desember 2012.









