Pengotor lukisan Delacroix ditangkap

Polisi Prancis menangkap seorang perempuan yang dituduh mengotori lukisan terkenal kaya Delacroix di museum cabang Louvre di Lens.
Dia ditangkap setelah terlihat mencorat-coret grafiti di lukisan berjudul <italic>Liberty Leading The People, </italic>salah satu lukisan yang dianggap sebagai karya <link type="page"> <caption> seni</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/seni_budaya/" platform="highweb"/> </link> agung dunia.
Museum cabang Louvre di Lens ini baru dibuka Bulan Desember. Museum Louvre yang terkenal di seluruh dunia terletak di ibukota <link type="page"> <caption> Prancis</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/prancis/" platform="highweb"/> </link>, Paris.
Pihak museum mengatakan coretan di lukisan itu hanya di permukaan saja dan bisa dibersihkan dengan mudah namun tetap akan dikaji oleh ahli restorasi lukisan.
Laporan media Prancis mengutip sumber yang tidak disebut namanya mengatakan grafiti bertuliskan AE911, yang merujuk pada teori konspirasi dalam serangan teroris 11 September 2001.
Hingga Jumat (08/02) museum Louvre di Lens masih ditutup untuk umum.
Jaksa penuntut lokal, Philippe Peyroux, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa perempuan yang ditangkap itu tampaknya mengalami kondisi yang 'tidak stabil' dan dia sudah meminta agar dilakukan pemeriksaan psikologis.
<italic>Liberty Leading The People</italic> merupakan karya pelukis Eugene Delacroix pada tahun 1830 yang menggambarkan Revolusi Prancis.
Lukisan ini -yang akan dipamerkan di Lens selama satu tahun- disebut-sebut sebagai inspirasi di balik patung Liberty di New York.









