AS hukum eksportir asal Cina

depkeh

Sebuah perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan pemerintah Cina mengaku bersalah telah melakukan ekspor secara ilegal pelapis bekualitas tinggi dari AS untuk digunakan dalam pembangunan pembangkit nuklir di Pakistan.

Departemen Kehakiman AS mengatakan perusahaan nuklir Cina, Huaxing Construction telah dijatuhi denda sebesar US$3 juta atas kesalahannya tersebut.

Pemerintah AS saat ini memang membatasi eskpor material yang terkait nuklir ke Pakistan karena terjadinya ledakan di salah perangkat nuklir Pakistan pada tahun 1998 lalu.

Kasus yang terakhir ini menjadi kasus pertama di mana sebuah perusahaan Cina mengaku bersalah dalam kasus kriminal terkait persoalan ekspor barang di AS.

Huaxing yang berbasis Nanjing mengakui tuduhan yang menyebutkan mereka berkonspirasi melakukan pengapalan produk pelapis bekualitas tinggi melalui Cina untuk dikirim ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuiklir Pakistan bernama Chasma II pada tahun 2006 dan 2007.

Keterlibatan Huaxing dalam pembangunan pembangkit listrik nuklir di Pakistan merupakan bagian dari kesepakatan yang tertuang dalam pakta kerjasama antara Cina dengan Pakistan.

Sebelumnya anak perusahaan tersebut, PPG Industries yang memproduksi pelapis atau coating ini telah telebih dulu mengaku bersalah dalam penyelidikan serupa tahun 2010 lalu.