Mancini anggap Ferguson sebagai guru

Sumber gambar, Reuters
Menjelang laga derby Manchester, Minggu (23/10), manajer Manchester City, Roberto Mancini nampaknya berusaha untuk sedikit mengurangi ketegangan.
Manajer asal Italia itu melempar pujian untuk rekan seprofesi sekaligus pesaingnya, manajer Manchester United, Alex Ferguson.
Meski Mancini berharap bisa memenangkan pertandingan di Old Trafford itu, dia menganggap Ferguson adalah seorang guru yang patut dihormati.
"Saya sangat menghormati dia karena prestasinya selama 25 tahun," kata Mancini.
"Dia adalah seorang guru dan saya sangat menghormatinya," ujar mantan manajer Inter Milan ini.
Sebagai seorang guru yang sarat pengalaman dan prestasi, Mancini menilai, seharusnya semua manajer mencontoh Ferguson.
"Dia selalu ingin menang dan itu adalah contoh bagi saya dan seluruh manajer muda," tambah Mancini.
"Saya harap saya bisa seperti dia, namun itu bukan hal mudah," kata Mancini.
Fergie terkesan
Sementara itu, Fergie -sapaan Ferguson- tanpa sungkan juga mengakui kemajuan yang diperoleh rival sekotanya itu.
Meski selama 37 tahun terakhir City hanya menang dua kali di Old Trafford, Ferguson sangat memahami bahwa kini klub tetangganya itu kini sangat berpeluang meraih kemenangan.
"Sebuah prospek yang menarik. Penampilan City sangat fantastis dan bisa menjaga rekor kemenangan 100% di puncak klasemen," kata Ferguson.
Meski menganggap pertandingan derby nanti adalah sebuah partai penting, Ferguson nampaknya tak terlalu risau jika nanti anak-anak asuhnya menelan kekalahan.
"Kompetisi masih panjang dan kami bisa berbenah. Dengan rekor kami di paruh kedua musim, kami yakin bisa tampil lebih bagus," tegasnya.
"Tak ada yang ingin klubnya berada di bawah klub lainnya. Namun, kami sudah menunjukkan kemampuan dan determinasi serta keputusan tepat yang membuat kami kembali memimpin," tandas manajer paling tua di Liga Primer ini.
Manchester City kini memimpin klasemen sementara Liga Primer dengan 22 angka hasil dari tujuh kemenangan dan satu kali imbang. Sementara Manchester United menempati posisi kedua dengan selisih dua angka hasil dari enam kali menang dan dua kali bermain imbang.









