Apple cabut aplikasi intifada

intifada

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Aplikasi Thirdintifada dianggap memicu kekerasan terhadap Israel

Apple mencabut aplikasi dalam bahasa arab di App Strore bernama Thirdintifada karena Israel menganggap aplikasi ini memicu kekerasan.

"Kami mencabut app dari App Store karena hal ini melanggar pedoman, menyinggung banyak kelompok," kata Apple.

Aplikasi tersebut dikeluarkan beberapa hari lalu.

Aplikasi bernama Thirdintifada berisi jadwal unjuk rasa, berita dan editorial dalam bahasa Arab, disamping tautanke berbagai informasi tentang Palestina.

Intifada mengacu kepada dua pemberontakan dengan kekerasan terhadap Israel dalam 30 tahun terakhir. Intifada ketiga mengacu kepada pemberontakan di masa depan.

Seorang menteri Israel menulis kepada Apple permulaan minggu ini, mengeluhkan applikasi tersebut.

"Setelah membaca sejumlah tulisan dan foto di app, jelas ini adalah aplikasi anti Israel dan anti Zionis, bahwa, sesuai dengan namanya, app ini mendorong pemberontakan terhadap Israel, " kata Menteri Masalah Umum dan Diaspora Israel Yuli Edelstein lewat sebuah surat yang dikirimkan ke pendiri Apple Steve Jobs.

Pernyataan yang dikeluarkan kementerian Edelstein hari Kamis (22/06) menyambut baik "tindakan segera yang diambil Apple" dalam menarik aplikasi yang dikembangkan perusahaan bermarkas di Dubai tersebut.

Preseden Facebook

Pada bulan Maret tahun ini, Facebook mencabut sebuah halaman yang mendorong dilakukannya pemberontakan baru Palestina terhadap Israel setelah lebih 350 ribu orang menandatanganinya.

Edelstein mengatakan halaman Facebook dibuat oleh kelompok yang sama dengan app baru ini, lapor koran Israel Haaretz.

"Halaman Facebook tersebut mendorong pemberontakan terhadap Israel dengan melakukan kekerasan."

Dalam kaitannya dengan tindakan Apple kementerian Edelstein dikutip mengatakan perusahaan seperti Facebook "telah terbukti memiliki nilai-nilai yang sama menentang kekerasan, hasutan dan teror".