Champagne termahal di dunia

Sumber gambar, AP
Sebotol sampanye atau champagne berusia hampir 200 tahun terjual dengan harga termahal di dunia dalam satu lelang di Finlandia.
Sampanye itu terjual dengan harga 30.000 ero atau hampir Rp400 juta.
Veuve Clicquot dibeli oleh seseorang dari Singapura, demikian kata juru lelang di Mariehamm tersebut.
Pembeli yang sama juga membeli sebotol sampanye lain, kali ini pembuat sampanye terkenal Juglar yang kini sudah tutup, dengan harga 24.000 ero.
Minuman yang dijual ini merupakan sebagian dari berbagai barang yang diketemukan di sebuah bangkai kapal yang diangkat dari Laut Baltik tahun lalu.
Ada 140 botol minuman yang dikatakan dalam kondisi sempurna.
Berharga dan bergengsi
Minuman itu tersimpan dengan sempurna karena kondisi yang gelap dan dingin di bawah lautan.

Sumber gambar, AFP
Lelang berlangsung di rumah lelang Acker Merrall & Conditt di Mariehamn, ibu kota kepulauan Aaland antara Finlandia dan Swedia, dekat dengan tempat botol diketemukan.
''Ini botol minuman yang mempunyai nilai emosional karena ini bikinan Nyonya Clicquot sendiri,'' kata sejarawan minuman anggur, Fabienne Moreau, yang merujuk kepada Barbe-Nicole Clicquot Ponsardin - perempuan yang menjalankan perusahaan pembuat anggur terkenal itu di abad ke-19.
Moreau yang sudah mencicipi sampanye tersebut mengatakan harga yang begitu mahal membuktikan nilai anggur yang dibuat dan gengsi dari pabriknya.
Rekor harga minuman serupa diyakini terjadi tahun 2008 ketika sebotol Dom Perignon Rose dari tahun 1959 terjual dengan harga 27.600 ero. Tapi tidak pernah ada klarifikasi mandiri mengenai hal ini.
Menurut catatan sampanye, Clicquot pertama kali diproduksi tahun 1772 tetapi sempat terhenti selama 10 tahun karena Revolusi Prancis tahun 1789.









