Dana tambahan untuk penelitian AIDS

Sumber gambar, BBC World Service
Diperlukan dana tambahan untuk mencari obat penangkal virus HIV, kepala organisasi AIDS internasional (IAIS) yang baru mengatakan.
Bertrand Audoin mengatakan akan diperlukan setidaknya 25 tahun lagi untuk menemukan obat virus HIV.
Hari ini Minggu (05/06) menandakan 30 tahun sejak laporan kesehatan mengenai AIDS pertama kali di publikasikan.
Sejumlah ilmuwan mengingatkan wacana penemuan obat untuk AIDS bisa memicu adanya harapan palsu, maka dari itu lebih efektif untuk mengembangkan vaksin.
Audoin mengatakan, "Ini merupakan saat yang tepat, dari sudut pandang ilmu pengetahuan dan keuangan, untuk menginvestasikan waktu dan uang dengan tujuan mencari obat penangkal."
"Sudah ada pengetahuan yang mendasar di area ini. Kita tahu bahwa orang yang mendapat perawatan HIV dapat mencegah virus tertular ke orang lain"
"Maka dari itu, kita pikir dengan melalui pekerjaan tambahan kita bisa membangun fungsi penyembuhan, virus akan tetap berbahaya di dalam tubuh kita namun tidak akan membuat pasien sakit dan membutuhkan perawatan. Itu adalah tujuannya," ujar Audoin.
Sebelum menjadi kepala IAIS, Audoin sempat menjadi bekerja di sebuah organisasi AIDS Perancis, Sidaction.
"Bila kita tidak melakukan investasi di ilmu pengetahaun maka epidemi akan berlangsung lebih cepat dari usaha kita, apalagi ditambah dengan kesulitan keuangan yang akan menyulitkan pasien mendapat perawatan"
"Saat ini untuk setiap satu orang yang mendapat perawatan di negara Afrika, pada saat yang sama dua orang tertular virus HIV"
"Maka dari itu perawatan dengan obat anti-retroviral bukan satu-satunya solusi jalan keluar jangka panjang"









