Qatar semakin penting

Sumber gambar, none
Qatar, negara kecil yang terkaya di dunia, sekarang menjadi bintang baru Timur Tengah.
Qatar adalah negara kecil dengan penduduk yang hanya berjumlah 1,7 juta orang, 300 ribu diantaranya warganegara Qatar sendiri. Tetapi pada daftar pemasukan negara, Qatar berada di peringkat atas.
Sekarang negara tersebut dianggap sebagai calon pemimpin dunia Arab.
Qatar adalah pemain utama Arab dalam koalisi pimpinan Nato di Libia dan memainkan peran penting dalam usaha mengatasi konflik kawasan.
Mereka juga mendirikan jaringan televisi berita Arab, al-Jazeera, yang berpengaruh dalam serangkaian kerusuhan di kawasan.
Permulaan bulan ini, Qatar mengajukan calonnya Abdul Rahman al-Attiyah untuk menjadi sekretaris jenderal Liga Arab, meskipun biasanya warga Mesir yang memimpin. Jika al-Attiyah mendapatkan posisi tersebut, maka ini merupakan suatu kemenangan besar secara diplomatik.
Kekosongan
Jadi bagaimana negara kecil ini menjadi pemain penting kawasan?
Jawabannya sederhana, ada peluang dan karena emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani, menyatakan negaranya memiliki kemampuan.
"Kami ingin menjadi pemain penting kawasan," kata penasehat seniornya Ibrahim Ibrahim.
"Jika terjadi masalah, hal tersebut akan mempengaruhi semuanya, tetapi terutama negara kecil seperti Qatar.
"Strategi kami adalah mendukung semua keputusan kelompok kawasan seperti Dewan Kerjasama Teluk dan Liga Arab," katanya.
"Tetapi kami juga siap bergerak sendiri jika kami memandang kemajuan berjalan lamban."

Sumber gambar, reuters
Krisis Libia menjadi contoh paling tepat.
Ketika Liga Arab mendesak PBB untuk menerapkan daerah larangan terbang guna melindungi warga sipil yang terancam pasukan Kolonel Muammar Gaddafi, Doha memandang kata-kata tidaklah cukup.
"Posisi Liga Arab terlihat lemah," kata Ibrahim. "Kami mengatakan kepada rakyat: 'Silahkan bergerak dan beraksi,' tapi kami tidak akan melakukan apapun."
Qatar menawarkan pesawat perang untuk dipakai pada operasi militer dukungan PBB dan sekarang negara itu dilaporkan memasok senjata kepada pemberontak anti Gaddafi.
Jago diplomasi
"Apa yang ditawarkan pihak lain?" kata Basma Abdelgafar pengajar kebijakan pemerintah di Yayasan Qatar.
"Sekarang saatnya Qatar memimpin. Negara ini yakin dukungan terhadap moralitas akan membuat Qatar menjadi rekan yang dihargai dunia."
Qatar sepertinya memang mampu tetap berhubungan baik dengan berbagai pemerintahan yang berbeda.
Qatar berhubungan baik dengan Washington maupun Teheran. Bahkan yang cukup aneh bagi sebuah negara Arab, Qatar berhubungan dengan Israel, tetapi juga dengan Hamas di Gaza dan Hisbulah di Libanon.
Tiga tahun lalu, Qatar dipuji karena menengahi perdamaian antar kelompok politik yang bersaing di Libanon sehingga mengakhiri kebuntuan yang sudah lama berlangsung dan berbahaya.
Liberal
"Orang tidak menyadari Qatar telah melalui revolusi damai secara bertahap, kata Profesor Basma Abdelgafar.
"Revolusi tanpa huruf r, lebih merupakan suatu evolusi."
Sebagian besar warga Qatar adalah anggota sekte Islam yang ketat Wahhabi. Meskipun demikian, berbeda dengan Arab Saudi, wanita diizinkan mengemudi dan penganut agama lain diizinkan mempraktekkan agamanya.
Kemungkinan karena emir Qatar lebih liberal dibandingkan orang Qatar lainnya. Berbeda dengan keluarga kerajaan Arab Saudi, dia berhasil menerapkan sistim politik yang terpisah dari agama yang ketat.
Tahun 2022, Qatar akan menjadi tahun rumah tahapan akhir Piala Dunia. Hal ini saja sudah cukup menjadikan Qatar menjadi pusat perhatian dunia.









