Charlie Sheen disoraki di pentas

Charlie Sheen
Keterangan gambar, Setelah 15 menit berlangsung, penonton Charlie Sheen satu demi satu keluar gedung pertunjukan

Aktor Charlie Sheen disoraki di pentas oleh para penggemar pada malam pertama pertunjukan solonya di Detroit yang berjudul Violent Torpedo Of Truth: Defeat Is Not An Option.

Mantan bintang Two And A Half Man itu pada mulanya disambut meriah, namun para penggemarnya mulai pergi satu-satu setelah 15 menit berlangsung.

Sheen berjanji menceritakan "kisah nyata", tetapi para pengkritik mengatakan dia malahan memberikan "serangkaian teriakan tak masuk akal".

Pertunjukan berakhir setelah satu jam ketika Sheen tidak muncul lagi setelah jeda musik.

Majalan Entertainment Weekly melukiskan pertunjukan itu sebagai "bencana yang tak terkendali".

"Pertunjukan yang tak logis itu merupakan kumpulan cuplikan video dan gaya Sheen yang terasa disusun terburu-buru dan salah menduga kesabaran para penggemar, bahkan penggemar fanatik sekali pun," tulis majalah ini.

Hollywood Reporter berkata, "Sebut saja 'darah singa' atau 'DNA Adonis' kalau Anda mau. Asal jangan disebut hiburan."

Sheen membuka pertunjukan dengan monolog yang mengatakan, "Saya akhirnya ada di sini untuk mengenali dan melatih pembunuh Vatikan yang ada dalam diri Anda semuanya."

Kecewa

Setelah berbicara mengenai "otaknya yang tertetes napal" dan menggambarkan dirinya sebagai "tas kebingungan yang besar dan bocor", dia menambahkan, "Apakah ada yang bingung oleh istilah ini seperti bingungnya saya."

Dia juga menayangkan cuplikan-cuplikan film termasuk satu yang dia tulis, produksi, dan arahkan sendiri yang berjudul RPG, tetapi dihentikan tiba-tiba setelah penonton menyorakinya lagi.

Pria berusia 45 tahun itu membalas satu sorakan dengan mengatakan, "Saya sudah mengantungi uangmu, kawan."

Dia kemudian mengatakan kepada khalayak bahwa pertunjukan itu adalah "eksperimen" dan menambahkan, "Anda mengeluarkan duit yang susah didapat itu tanpa tahu apa isi pertunjukan ini."

Para penggemar keluar gedung dengan meneriakkan "Kembalikan uang!" dan mereka langsung menyatakan kekecewaanya di luar.

"Saya mengharapkan sesuatulah. Saya tidak menyangka akan sejelek itu," kata Linda Fugate dari Detroit yang mengatakan dia membayar $150 untuk dua tiket.

"Saya harapkan akan adalah hiburannya sedikit. Rupanya cuma teriakan-teriakan melulu," kata Rodney Gagnon yang datang dari Ontario di Kanada untuk menonton pertunjukan.

Sejumlah orang lain menyalahkan penonton. "Saya rasa bagus. Itulah yang saya tunggu," kata Lori Caputo dari Battle Creek, Michigan, kepada koran USA Today.

Seorang penggemar Charlie Sheen
Keterangan gambar, Seorang penggemar Charlie Sheen menunjukkan jempol ke bawah pertanda pertunjukannya jelek

"Saya kecewa terhadap semua sorakan penonton."

Pementasan di Detroit ini merupakan yang pertama dari 22 pertunjukan di 20 kota Amerika Serikat dan Kanada yang tiketnya sudah terjual habis.

Jurubicara Sheen, Larry Solters, menolak berkomentar setelah pertunjukan.

Sheen dipecat dari komedi laris Two And A Half Man bulan lalu di tengah laporan gencar media Amerika mengenai kehidupan pribadinya yang kontroversial.

Sementara itu, Martin Sheen berbicara kepada BBC mengenai "jungkir balik" yang dialami keluarganya dalam mendukung putranya itu.

"Charlie sedang menghadapi masalah dan kecanduan yang paling besar --bukan rahasia lagi, perilakunya menunjukkan hal itu," katanya kepada Kirsty Young di acara Desert Island Discs di Radio 4 BBC.