Makanan Prancis dan Meksiko masuk dalam warisan dunia

Badan kebudayaan PBB, UNECO, menetapkan makanan tradisional Prancis ke dalam daftar warisan yang tidak bisa diraba.
Makanan Prancis, yang tak lepas dari ritualnya dan juga cara penyajian, dianggap memenuhi syarat untuk masuk dalam daftar.
Menurut komite tersebut, makanan Prancis sudah menjadi acara sosial yang ditujukan untuk merayakan momentum penting dalam kehidupan pribadi maupun kelompok.
Selain itu makanan tradisional Meksiko juga ikut masuk dalam daftar.
Untuk pertama kalinya makanan masuk ke dalam daftar warisan, seperti diputuskan dalam pertemuan komite ahli UNESCO Nairobi di Kenya.
Unsur budya lainnya yang diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia antara lain tarian dan musik flamenco dari Spanyol dan alat musik marimba asal Kolombia serta tarian tradisional huaconda milik etnis Mito di pegunungan Andes.
Komite ahli UNESCO mempertimbangkan 51 usulan untuk daftar warisan dunia yang tidak bisa diraba, yang dimulai sejak tahun 2003 untuk melindungi tradisi dan seni yang dianggap terancam oleh globalisasi.
Yang sudah masuk dalam dagftar itu sebelumnya adalah tarian rakyat Mongoloa, tango dari Argentina dan renda Kroasia, bersama-sama dengan gugusan batu karang Great Barrier Reef di Austarlia dan kota tua Acropolis di Yunani.









