Harimau di antara boneka harimau

Seekor bayi harimau ditemukan dalam keadaan terbius dan disembunyikan di tumpukan boneka harimau dalam barang bawaan seorang wanita di bandara ibukota Thailand, Bangkok, kata lembaga pemantau perdagangan hidupan liar, Traffic.
Sia warga Thailand itu berniat naik pesawat dengan tujuan Iran, namun mengalami kesulitan dengan tas berukuran besar ketika berurusan dengan petugas check-in.
Hasil pemeriksaan dengan mesin sinar x mengudang kecurigaan petugas bandara yang yakin mereka melihat gambar yang mirip binatang sungguhan, bukannya boneka binatang.
Petugas pengawasan lalulintas hidupan liar kemudian didatangkan dan mereka menemukan seekor bayi harimau berusia sekitar dua bulan dalam keadaan terbius.
Harimau tadi ditemukan hari Minggu (22/8) dan kini dirawat di pusat penyelamatan satwa di departemen urusan taman nasional, hidupan liar dan konservasi tanaman Thailand.
Pihak berwenang mencoba menentukan apakah harimau itu liar atau hasil penangkaran.
Chris Shepherd, wakil direktur regional Traffic untuk Asia Tenggara, mengatakan: "Kami menghargai semua lembaga yang bersama-sama membongkar upaya penyelundupan terang-terangan ini."
Namun, dia juga meminta pemantauan yang lebih teratur dan hukuman yang lebih berat.
''Jika orang mencoba menyelundupkan harimau hidup di barang bawaan mereka, mereka jelas memandang orang tidak mudah ditangkap karena menyelundupkan hidupan liar dan mereka tidak khawatir dengan sanksi,'' katanya.
Menurut Shepherd, hanya tekanan tanpa henti kepada kalangan penyelundup hidupan liar dan hukuman berat bisa mengubah keadaan tersebut.









