Obama raih Nobel Perdamaian

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dipilih sebagai peraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2009.
Komite Nobel mengatakan Obama dianugerahi Nobel Perdamaian atas "upaya luar biasanya untuk memperkuat diplomasi internasional dan kerjasama antar bangsa."
Jumlah nominasi Nobel Perdamaian tahun ini mencetak rekor dengan 205 calon, termasuk Perdana Menteri Zimbabwe dan seorang pembangkang terkemuka Cina.
"Jarang sekali orang seperti Obama telah meraih perhatian dunia dan memberi bangsanya harapan akan masa depan yang lebih baik," seperti dinyatakan komite saat mengumumkan peraih Nobel Perdamaian 2009.
Saat ditanya alasan dari pemberian Nobel Perdamaian kepada Obama, yang baru memerintah tak sampai setahun, ketua komite Thorbjoern Jagland mengatakan karena Komite ingin mendukung yang diupayakan Obama.
"Ini sinyal jelas bahwa kami ingin mendukung hal yang sama seperti yang dia lakukan," kata Jagland.
Dia secara spefisik menyebut upaya Obama memperkuat lembaga-lembaga internasional dan upaya ke arah dunia yang bebas dari senjata nuklir.
Iklim baru
Sejak menjabat awal tahun ini, Presiden Obama menggulirkan agenda internasional yang ambisius, termasuk upaya mendorong perdamaian di Timur Tengah dan perundingan program nuklir Iran.
Namun para pengkritik menyatakan Obama telah gagal membuat terobosan.
Di dalam negeri, Presiden Obama telah berupaya untuk menangani krisis ekonomi dan meraih dukungan atas reformasi jasa perawatan kesehatan.
Pernyataan dari komite juga menyatakan Presiden Amerika tersebut telah menciptakan iklim baru dalam politik internasional.
"Diplomasi multilateral telah kembali menempati posisi sentral, dengan penekanan atas peran yang bisa dimainkan PBB dan lembaga-lembaga internasional lain," kata komite.
Komite menambahkan Amerika Serikat kini memainkan peran yang lebih konstruktif dalam menghadapi tantangan iklim yang sangat besar yang menghadang dunia.
Barack Obama adalah presiden pertama Amerika yang meraih Nobel sejak mantan Presiden Jimmy Carter tahun 2002.
Sedangkan mantan wakil Presiden Al Gore menjadi pemenang bersama untuk Hadiah Nobel 2007.
Sebelumnya Theodore Roosevelt, yang merebut Nobel 1906, dan Woodrow Wilson untuk Noberl Perdamaian 1919.









