Kekasih Pablo Picasso, Dora Maar, keluar dari bayang-bayang pelukis terkenal itu

Dora Maar dalam potret hasil karya seniman Man Ray.

Sumber gambar, Man Ray

Keterangan gambar, Dora Maar dalam potret hasil karya seniman Man Ray.
    • Penulis, Vincent Dowd
    • Peranan, Wartawan seni, BBC News

Dora Maar seorang seniman, tetapi reputasinya dibangun dari hubungan romantisnya dengan Pablo Picasso.

Kini sebuah pameran diadakan untuk mengeluarkan sosoknya dari bayang-bayang Picasso.

Dora dikenal sebagai pelukis dan sebelum bertemu Picasso tahun 1935, ia dikenal di Prancis karena karya fotografinya.

Sebuah pameran di Tate Modern menampilkan karya dan kehidupan Dora yang kerap diabaikan di dunia seni.

Dora Maar lahir tahun 1907 dengan nama Henriette Théodora Markovitch dan bekerja sebagai fotografer film di Studio Billancourt di pinggiran kota Paris.

Ia dikenalkan dengan Picasso yang berumur 26 tahun lebih tua darinya dan sudah menjadi seniman terkenal ketika itu.

Karya Dora Maar, Hand-Shell.

Sumber gambar, Centre Pompidou

Keterangan gambar, Karya Dora Maar, Hand-Shell.

Dora Maar lantas menjadi kekasih dan sumber inspirasi Picasso. Selama delapan tahun mereka menjadi bagian hidup satu sama lain - sekalipun Picasso tetap mempertahankan hubungannya dengan Marie-Thérèse Walter yang sudah berjalan lebih dulu.

Dora Maar wafat tahun 1997. Banyak perempuan dalam hidup Picasso, tetapi tak diragukan bahwa Dora adalah salah satu yang paling penting bagi pelukis ini.

Dora Maar model dengan memakai pakaian renang.

Sumber gambar, ADAGP

Keterangan gambar, Dora Maar model dengan memakai pakaian renang.

Reputasi Dora Maar sendiri kini terus tumbuh. Pameran karyanya yang diadakan di Tate Modern sudah sempat dipamerkan di Pompidou Centre Paris dan tahun depan akan ke Los Angeles.

Profesor Mary Ann Caws menulis buku tentang Maar 20 tahun lalu - sebelum reputasi Maar hidup kembali - dan ia beranggapan Maar "sangat berbakat".

"Kebanyakan karya awalnya di Prancis berupa fotografi busana tapi berbeda dengan yang lain, karya-karyanya sangat dramatis."

"Tekniknya sangat janggal, demikian juga dengan penggunaan bidang gelap dan terang. Sekali Anda tahu karya Dora Maar, Anda akan selalu bisa mengenali karya-karyanya yang lain. Karya-karya itu bicara langsung kepadamu."

Karya Dora Maar yang berjudul The Conversation.

Sumber gambar, ADAGP

Keterangan gambar, Karya Dora Maar yang berjudul The Conversation.

"Fotografi busana hanya sebagian saja dari karya Maar. Ia kemudian pergi ke Barcelona dan memotret orang-orang yang menderita kelaparan dan dalam keadaan putus asa. Karya-karyanya ini diabaikan karena orang melihat ia dalam konteks hubungannya dengan Picasso belakangan hari."

Emma Lewis, salah seorang kurator pameran Dora Maar di Tate Modern - yang menampilkan lebih dari 250 foto - mengatakan ia mengagumi "pesona gelap" dari karya-karya Maar seraya menambahkan "ada elemen bermain-main, juga ada humor yang subversif di sana".

Karya Dora Maar

Sumber gambar, ADAGP

Keterangan gambar, Karya Dora Maar: The Years Lie in Wait for You (kiri) dan fotografi busana tanpa judul (kanan).

Maar juga memotret 30.000 penduduk "la zone" - kawasan melingkar yang tak terbangun di Paris yang menjadi daerah kumuh di sana. Pameran di Tate Modern menyediakan contoh unsur-unsur ini dalam awal karir Maar.

Lewis mengatakan dekade 1930-an merupakan masa kejayaan majalah ilustrasi yang terbit mingguan dan bulanan. "Ini membuat Dora bisa mendapat penghasilan dan memperlihatkan bakatnya," katanya.

"Ia jadi bisa bermain-main dengan foto eksperimental dan avant garde. Ia juga terlibat dalam Surealisme tetapi menurut saya sulit sekali perempuan bisa menjadi bagian dari kelompok mereka."

Karya Dora Maar, tanpa judul.

Sumber gambar, ADAGP

Keterangan gambar, Karya Dora Maar, tanpa judul.

Karya komersial Dora Maar muncul di majalah besar Prancis seperti Rester Jeune dan diedarkan juga di berbagai jurnal seni dan erotika.

"Umumnya fotografi dokumenter ditampilkan dalam pameran, bukan penerbitan. Tetapi Dora seorang yang beraliran politik kiri dan dokumentasinya soal dampak Depresi Besar terhadap kesengsaraan orang-orang miskin penting baginya untuk diperlihatkan kepada publik."

"Dora juga terhubung dengan Asosiasi Penulis dan Seniman Revolusioner yang beraliran kiri radikal."

Sebagai fotografer, Dora mendokumentasikan Picasso ketika membuat karyanya yang paling terkenal Guernica (1937). Pengunjung pameran di Tate bisa melihat beberapa karya Picasso yang terpengaruh oleh Maar saat-saat mereka masih bersama, termasuk Weeping Woman (1937) - yang dimiliki Tate.

Karya Dora Maar yang terpengaruh aliran Surealisme.

Sumber gambar, ADAGP

Keterangan gambar, Karya Dora Maar yang terpengaruh aliran Surealisme.

Beberapa menggambarkan Weeping Woman ini sebagai potret Dora Maar tapi Dora berkeras bahwa ia tak pernah menjadi model untuk Picasso. Namun ia mengakui bahwa Picasso banyak terinspirasi gaya penampilannya.

Profesor Caws mengatakan Maar merupakan sumber inspirasi Picasso yang paling intelek. "Ia bisa bahasa Spanyol. Ini berarti mereka bisa bercakap-cakap tentang peristiwa-peristiwa penting di 1930-an. Dora memang cantik, tetapi Picasso sangat tertarik pada percikan dramatik yang dimilikinya."

Hubungan yang bergairah itu memudar sekitar tahun 1942 dan Maar pindah ke selatan untuk tinggal di Menérbes di Provence. Apa ini berarti Maar menerima fakta bahwa tak ada satu pun perempuan yang bisa memiliki Picasso?

"Saya pikir, Maar bukan orang yang mudah menerima apapun begitu saja," kata Profesor Caws. "Ketika hubungannya berakhir, ia berteriak dengan penuh semangat dan kemarahan. Namun ketika ia menetap di selatan Prancis, ia mengembangkan ketrampilan dalam melukis, dan ini diabaikan ketika orang menulis tentang dia. Lukisan-lukisannya cukup istimewa, tetapi karya terbaiknya masih dalam fotografi."

"Jadi kita tak perlu membuang Pablo Picasso dari hidup Dora Maar. Dora Maar punya banyak hal untuk disampaikan kepada kita, dengan atau tanpa Picasso."