You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
Sesame Street bantah karakter boneka Bert dan Ernie adalah pasangan gay
Sesame Street membantah karakter boneka Bert dan Ernie adalah pasangan gay, walau salah seorang penulis acara tersebut mengaku sebaliknya.
Mark Saltzman menyebutkan dalam sebuah wawancara bahwa Bert dan Ernie merupakan karakter yang diciptakan atas dasar hubungan dirinya dengan editor film Arnold Glassman. Mereka berdua adalah pasangan gay.
Sesame Workshop kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Bert dan Ernie "tidak memiliki orientasi seksual".
Bert dan Ernie mungkin terlihat seperti manusia sungguhan, namun keduanya "tetaplah boneka", kata institusi tersebut.
"Mereka diciptakan untuk mengajar anak-anak prasekolah bahwa seseorang dapat menjadi teman baik dengan orang-orang yang sangat berbeda dari diri sendiri."
Organisasi nirlaba itu telah berulang kali membuat pernyataan tentang duo itu setiap kali pertanyaan muncul tentang hubungan mereka.
Saltzman melontarkan pernyataan tentang karakter Bert dan Ernie dalam sebuah wawancara dengan situs berita LGBTQ, Queerty.
"Saya selalu merasa bahwa, tanpa agenda besar, ketika saya menulis Bert dan Ernie, mereka (pasangan)," katanya.
Saltzman bergabung dengan tayangan televisi anak-anak itu pada 1984, 15 tahun setelah karakter Bert dan Ernie memulai debutnya di Sesame Street.
"Saya rasa saya tidak akan tahu bagaimana cara menulisnya, selain sebagai pasangan yang penuh cinta."
Selama beberapa dasawarsa hubungan Bert dan Ernie menjadi spekulasi. Kedua karakter itu digambarkan sebagai teman sekamar, meski tidur di ranjang yang berbeda sejak program ini diluncurkan tahun 1969.
Bert dan Ernie menjadi ikon di komunitas gay selama bertahun-tahun, dan bahkan mengilhami bagian-bagian dari teater musikal Broadway Avenue Q.
The New Yorker memuat sebuah sampul foto yang memperlihatkan pasangan itu menonton televisi sambil berpegangan tangan pada bulan Juli 2013, berjudul "Moment of Joy".