Komentar Anda

Agum Gumelar, ketua normalisasi PSSI yang diberi mandat untuk membereskan badan PSSI.

Sumber gambar, b

Keterangan gambar, Agum Gumelar, ketua normalisasi PSSI yang diberi mandat untuk membereskan badan PSSI.

Kongres pemilihan ketua PSSI akan digelar di Jakarta hari Jumat (20/05) ini setelah badan resmi olahraga sepak bola itu didera krisis kepemimpinan.

Sementara itu berbagai isu muncul di luar lapangan diantaranya rencana pemotongan dana ke klub klub daerah dari anggaran belanja pemerintah daerah.

Ada yang menyambut baik rencana ini karena dianggap bisa mendorong klub menjadi mandiri secara finansial namun ada juga yang menentang pemotongan dana karena dikhawatirkan akan mematikan beberapa klub.

Dunia sepak bola Indonesia sendiri juga sedang mengalami surut prestasi di pentas internasional walaupun sempat lolos ke final turnamen piala AFF.

Bagaimana pendapat Anda mengenai keadaan dunia sepak bola Indonesia ?

Bagaimana komentar Anda tentang peliputan BBC dalam masalah ini?

Komentar anda

"Sepak bola di Indonesia rusak karena yang ada didalamnya adalah orang-orang yang duduk dan biasa di partai politik. Sebaiknya sepak bola di tanah air ini jauh dari politik, serta dihapuskan pengunaan dana APBD yang sangat merugikan rakyat jadilah club daerah yang mandiri dan profesional. Kepada KPK tolong periksa semua klub yang pernah mengunakan dana APBD termasuk klub di Sulawesi Utara," Yosef Tanauma, Ratahan, Manado.

"Bagi yg manja memang ini sangat memberatkan, tapi bagi yg ingin mandiri ini merupakan suatu tantangan yg hrs dihadapi. Liga Super Indonesia harus dibubarkan, LPI yang dilanjutkan. Pajak dikumpulkan bukan untuk bola, tapi untuk pembangunan yang lebih penting dari bola," Akmal al-bintany, Pekanbaru.

"Ribut melulu..hampir di semua aspek. Semua kelompok damai saja, jangan ada "kekerasan" seperti di Riau dulu. Stop politisasi sepak bola NKRI, stop komersialisasi jabatan Ketum PSSI. Pakai idealisme sejati agar sepak bola kita dapat ikut Piala Dunia," Ag Paulus, Purwokerto.