You’re viewing a text-only version of this website that uses less data. View the main version of the website including all images and videos.
'New normal' virus corona: Hari pertama mal, pasar, dan restoran di Jakarta dibuka, pengunjung antre masuk
- Penulis, Resty Woro Yuniar
- Peranan, BBC News Indonesia
Sejumlah mal, toko nonpangan dan pasar tradisional di Jakarta mulai buka lagi hari Senin (15/06) ini, setelah sebelumnya ditutup untuk menekan wabah Covid-19.
Pembukaan mal, toko dan pasar ini menandai relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, wilayah dengan jumlah kasus virus corona yang tertinggi di Indonesia.
Di Jakarta tercatat 8.978 kasus, dengan angka kematian 555 orang, tertinggi kedua setelah Jawa Timur, yang mencatat angka kematian 600 orang, menurut data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, hari Senin petang.
Di pusat perbelanjaan Senayan City, pengunjung terlihat mengantre sebelum memasuki mal.
Pengunjung diharuskan scan QR code dan mengisi formulir daring yang telah disediakan pengelola.
- Kasus baru Covid-19 di Indonesia masih lampaui 1.000 orang per hari, 'jangan samakan Indonesia dengan Korea'
- Cek fakta Covid-19: Benarkah virus corona sudah ada sejak Agustus 2019 di China?
- Panduan sarapan dari seluruh dunia: Mulai dari bubur nasi coklat dengan ikan asin, mie instan, hingga roti kapulaga
Jika satu keluarga mengunjungi mal, formulir online tersebut cukup diisi oleh seorang anggota keluarga saja.
Selain data diri, formulir itu juga menanyakan riwayat perjalanan dan kondisi kesehatan pengunjung.
Di bagian pemeriksaan tas, terdapat sebuah monitor yang menampilkan foto pengunjung dan suhu tubuh mereka. Setelah melewati pemeriksaan, terdapat fasilitas hand sanitizer otomatis.
Di sejumlah gerai di dalam mal, seorang staf khusus ditempatkan di depan untuk memeriksa suhu tubuh pengunjung.
Mereka memakai penutup muka atau face shield dan masker.
Botol hand sanitizer disediakan bagi pengunjung di sebuah meja, dan ini terlihat di hampir semua gerai.
Meskipun demikian, pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area toko tidak dilakukan di semua gerai yang sudah buka pasa Senin (15/06).
Kebanyakan gerai di dalam mal tengah menyediakan diskon untuk menarik pengunjung.
Sesuai dengan aturan yang telah diterapkan pemerintah Indonesia, tenant mal membatasi jumlah pengunjung yang bisa masuk ke dalam tokonya pada waktu yang bersamaan.
Beberapa toko bahkan melarang pengunjung mencoba pakaian, namun ada juga yang masih membolehkannya dengan pembatasan jumlah orang di fitting room.
Pada hari pertama mal diizinkan beroperasi, mal Senayan City terlihat relatif lengang.
Pengunjung wajib memakai masker di dalam mal, tak terkecuali di dalam gerai.
Jalur masuk dan keluar turut diatur sehingga pengunjung tidak berdesakan.
Ketika BBC News mengunjungi mal Grand Indonesia di bilangan Jakarta Pusat, seorang warga negara asing ditolak masuk ke dalam mal lantaran tidak memakai masker.
Papan pengumuman wajib memakai masker di sebuah gerai toko perlengkapan olahraga.
Di mal Grand Indonesia, anak di bawah usia lima tahun dilarang masuk.
Dari pantauan pada Senin siang, tidak terdapat pengunjung balita di mal ini.
Selain itu, protokol kesehatan baru lainnya adalah adanya lingkaran kuning pada eskalator yang berjarak dua anak tangga satu sama lain.
Anak tangga dengan lingkaran kuning berarti boleh dinaiki oleh pengunjung, sedangkan anak tangga tanpa lingkaran kuning tidak boleh digunakan.
Sementara itu di Pasar Senen, Jakarta pusat, toko-toko nonpangan mulai buka, tapi tidak seluruhnya.
Kebijakan ganjil genap telah diterapkan di pasar ini, sehingga pada Senin (15/06) hanya toko-toko bernomor ganjil yang dapat beroperasi.
Beberapa pedagang terlihat mengenakan face shield yang diberikan oleh pengelola pasar.
Tapi, tidak semua pedagang diberi face shield.
Mereka yang tidak memakai face shield masih mengenakan masker, meskipun ada beberapa orang yang memakainya dengan tidak benar atau melepasnya.
Satpam dikerahkan untuk mengawasi pemberlakuan protokol kesehatan ini.
Saat BBC datang ke Pasar Senen pada Senin (15/06), satpam terlihat menegur seorang pengunjung yang tidak memakai masker saat ia hendak memasuki bagian pasar khusus penjual nonpangan di lantai semi basement.
Untuk jaga jarak masih sulit dilakukan. Beberapa pengunjung terlihat berdesakan dan mengerubungi sebuah kios yang menjual perlengkapan bayi.
Pengelola pasar telah memasang tanda lalu lintas pengunjung, baik di bagian penjual daging segar maupun di bagian toko-toko nonpangan.
Di bagian daging segar terlihat beberapa penjual daging melepaskan maskernya.
Dalam wawancaranya dengan BBC News Indonesia pada Minggu (14/06), Arief Nasrudin, direktur utama Perusahaan Umum Daerah Pasar Jaya, mengakui bahwa itu adalah tantangan tersendiri dalam menerapkan protokol kesehatan di pasar-pasar tradisional.
Pakar epidemiologi dari Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, mengatakan bahwa kepatuhan warga Jakarta pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar hanya 60%.
Hingga Senin (15/06), jumlah kasus infeksi virus corona di Indonesia mencapai lebih dari 39,000 dengan jumlah orang yang meninggal setidaknya 2.198 orang, sementara yang dinyatakan sembuh 15.100 orang.