Perang Suriah: Turki tewaskan 25 orang dalam serangan udara

Sumber gambar, EPA
Sedikitnya 25 orang tewas dalam serangan udara Turki terhadap daerah yang dikuasai kelompok Kurdi di Suriah, dekat dengan kota perbatasan Jarablus.
Militer Turki mengatakan korban tewas dalam serangan udara pada Minggu (28/08) merupakan anggota militan Kurdi.
Serangan yang terjadi pada hari kelima operasi militer Turki, yang disebut Operasi Penyelamatan Eufrat, menargetkan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS dan milisi Kurdi di Suriah.
- <link type="page"><caption> AS desak aksi untuk Suriah terkait penggunaan senjata kimia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160825_dunia_as_suriah" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Ledakan bom di pesta pernikahan di Turki: 30 tewas dan 90 terluka</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160821_dunia_bom_pernikahan_turki" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Awali operasi militer, Turki membombardir ISIS di perbatasan Suriah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/08/160824_dunia_turki_serangan_jarablus_isis" platform="highweb"/></link>
Tank Turki dan pasukan yang didukung oleh pemberontak Suriah telah mengambil alih wilayah yang dikuasai ISIS. Pasukan Turki itu juga bentrok dengan Unit Perlindungan Warga Kurdi (YPG), milisi Kurdi yang didukung oleh Amerika Serikat, yang berperang dengan ISIS.
Militer Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka telah menewaskan 25 orang anggota PYD, yang merupakan bagian dari PKK.
Serangan di Jeb el-Kussa
Secara terpisah, sebuah kelompok pemantau mengatakan sedikitnya 35 warga sipil dan empat militan tewas dalam gelombang serangan udara di wilayah yang sama.
Organisasi HAM yang berbasis di Inggris Syrian Observatory for Human Rights mengatakan 20 orang tewas dalam serangan di Jeb el-Kussa dan 15 orang lainnya tewas dalam sebuah serangan terpisah di dekat al-Amarneh.
Jeb el-Kussa terletak sekitar 14 kilometer di bagian selatan Jarablus dan dikuasai oleh pejuang lokal yang mendapatkan dukungan dari pasukan Kurdi.
Organisasi itu juga menyebutkan empat orang petempur setempat tewas dalam serangan itu.
Tak jelas apakah dua laporan itu berkaitan dengan insiden yang sama.









