Kelompok terkait ISIS jebol penjara Filipina

Kelompok Maute
Keterangan gambar, Salah satu dari delapan anggota kelompok Maute yang ditangkap tentara, namun dibebaskan teman mereka dengan menjebol penjara.

Ekstremis Muslim di Filipina yang mendukung apa yang disebut Negara Islam (ISIS) menjebol penjara dan membebaskan sedikitnya delapan kawan mereka.

Polisi mengatakan sedikitnya 20 anggota kelompok Maute menyerbu penjara Lanao del Sur di selatan kota Marawi, melucuti penjaga dan merampas senjata mereka

Para militan yang dibebaskan paksa itu ditahan pekan lalu, setelah tertangkap sedang mengangkut mortir rakitan.

  • <link type="page"><caption> Lima hal tentang kelompok Abu Sayyaf di Filipina</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/04/160411_dunia_lima_hal_abu_sayyaf" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Lagi, WNI sandera Abu Sayyaf berhasil melarikan diri</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/08/160818_indonesia_sandera_kedua_kabur" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Kisah pembebasan WNI yang disandera Abu Sayyaf pada 2005</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/04/160410_indonesia_kisah_pembebasan_sandera2005" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Muslim atau bukan, tidaklah penting bagi Abu Sayyaf</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160331_indonesia_abusayyaf_islam" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Filipina tak anjurkan RI bayar tebusan guna bebaskan sandera</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/03/160331_indonesia_sandera_update" platform="highweb"/></link>

Kelompok Maute selalu membawa bendera hitam dan lambang ISIS, dan berkali-kali menyerang tentara.

Beberapa waktu lalu kelompok ini memenggal prajurit dan dua pekerja.

Saat itu para militan menculik dua pekerja Filipina itu dan memakaikan kaos oranye mirip dengan yang dikenakan oleh tawanan ISIS yang dipenggal kepalanya.

Sejumlah kelompok bersenjata di Filipina telah berbaiat kepada IS, meskipun militer negara itu mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan adanya kerjasama aktif mereka dengan kelompok ekstrimis asing.