Bayi di Sydney meninggal dunia karena 'gas tawa'

Satu bayi meninggal dan satu lagi dalam kondisi kritis setelah keduanya diberikan 'gas tawa' dan bukan oksigen di sebuah rumah sakit di Sydney.
Kesalahan itu disebabkan kerusakan saluran gas yang menyalurkan dinitrogen oksida di Bankstown-Lidcombe Hospital.
Dokter menemukan masalah itu setelah bayi meninggal tanpa diduga.
Menteri Kesehatan New South Wales Jillian Skinner mengatakan, ia merasakan “kesedihan mendalam” karena “kesalahan tragis” itu, dan memerintahkan agar dilakukan penyelidikan.
- <link type="page"><caption> Perempuan India lahirkan bayi seberat hampir 7 kg</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2016/05/160527_majalah_india_bayi_terberat" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Mengapa semakin banyak bayi tidur di kotak kayu?</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2016/04/160413_majalah_iptek_bayi " platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Tolak vaksinasi, ibu di Australia tularkan batuk pertusis ke bayinya</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2016/04/160406_majalah_kesehatan_ibu_hamil_batuk" platform="highweb"/></link>
“Saya sangat menyesal keluarga ini telah menderita karena kesalahan yang begitu fatal. Kementerian kesehatan NSW akan melakukan semua yang kami bisa untuk membantu mereka,” kata perempuan itu.
Sonya Ghanem, ibu bayi yang meninggal, menuturkan kepada televisi Australia Channel 9, “Saya bilang, ‘saya ingin melihat anak saya’. Saya melihat dia, sambil gemetar. ‘Anakku, bangun, bangun, apa yang mereka lakukan kepadamu?’ “
Jillian Skinner mengatakan, saluran gas diperiksa dan disertifikasi perusahaan gas BOC Ltd dan rumah sakit. Penasehat hukum New South Wales menuntut penjelasan dari BOC Ltd.
Dalam pernyataan pers, perusahaan mengatakan, “Kami sangat menyesal keluarga ini menderita sakit dan dukacita.”
BOC Ltd sedang melaksanakan penyelidikan internal.
Skinner memerintahkan semua saluran gas rumah sakit diperiksa. “Para ibu dapat merasa yakin bahwa kami telah memeriksa setiap ruang operasi, setiap unit gawat darurat tempat bayi dirawat, dan bahwa tak ada contoh kasus lain yang seperti ini,” kata dia.









