Penembakan Munchen: Polisi meminta bukti rekaman video

Sumber gambar, REUTERS
Polisi di Kota Munchen, Jerman, meminta masyarakat untuk mengirimkan rekaman video, foto-foto atau audio dari peristiwa penembakan massal pada Jumat lalu.
Sembilan orang tewas dan 16 lainnya terluka, tiga di antara mereka dalam kondisi kritis, di dalam mal oleh seorang pria bersenjata yang kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas tak jauh dari lokasi kejadian, kata polisi.
Belum diketahui motif dari pelaku penembakan oleh pria warga Jerman keturunan Iran itu.
Serangan di Munchen merupakan yang ketiga kalinya terjadi di Eropa barat dalam delapan hari, yang menyasar masyarakat sipil, setelah Nice dan Wuerzburg.
Polisi akan memberikan keterangan mengenai perkembangan penyelidikan pada Sabtu ini. Mereka meminta warga untuk mengunggah semua rekaman yang dapat membantu mereka mengarahkan ke nama tertentu.
- <link type="page"><caption> Polisi Jerman: pelaku penembakan Munchen beraksi sendirian</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160723_dunia_penembakan_update.shtml" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Polisi Jerman kejar pelaku penembakan di Munchen</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160722_dunia_muenchen_penembakan.shtml" platform="highweb"/></link>
Pasukan khusus dilaporkan telah mencari kediaman pelaku penembakan di distrik Maxvorstadt, Munchen.
Munchen merupakan ibu kota negara bagian Bavaria, yang juga dikenal dengan Munich, diguncang serangan pada Jumat sore.
Kanselir Angela Merkel menunda liburannya ke pengununan Alpen untuk memimpin pertemuan dewan keamanan nasional pada Sabtu ini.
Otoritas mengatakan kondisi di Munchen berangsur normal. Layanan transportasi publik mulai berjalan, yang sempat ditutup sampai tengah malam ketika polisi mencari pelaku setelah serangan terjadi.
Di dekat lokasi kejadian, tampak sejumlah orang meletakkan bunga dan menyalakan lilin di luar mal Olympia pada Sabtu ini.

Sumber gambar, REUTERS
Nama pelaku serangan
Tembakan pertama terjadi sebelum pukul 18.00 waktu setempat. Saksi mata mengatakan para penyerang menembakkan peluru kepada warga yang berada di Jalan Hanauer sebelum menuju mal.
Rekaman video dengan gambar yang buram tampak seorang pria menembakan senjata di luar sebuah restoran makanan cepat saji, orang-orang tampak berlarian, kemudian dia berjalan sendirian ke sebuah atap flat lalu kembali menembak.
Saksi mata Luan Zequiri, yang berada di pusat perbelanjaan, mengatakan kepada televisi Jerman N-TV, bahwa penyerang menggunakan sepatu boot militer dan sebuah ransel.
"Saya melihat ke arahnya dan dia menembak orang yang berada di tangga," kata dia.
Zequiri mengatakan dia bersembunyi di sebuah toko, tetapi ketika dia keluar, dia melihat orang-orang tewas dan terluka di lantai.
Nama pria bersenjata itu, yang berusia 18 tahun itu, belum diumumkan. Jenazahnya ditemukan di jarak sekitar 1 kilometer dari mal.
Kepala polisi Munchen Hubertus Andrae mengatakan kepada wartawan bahwa pembunuh itu belum dikenal oleh polisi dan tidak diketahui memiliki kaitan dengan kelompok militan.
Serangan terjadi hanya empat hari setelah pencari suaka asal Afghan menikam dan melukai lima orang di kereta di Bavaria sebelum ditembak mati oleh polisi.
Kelompok yang menyebut diri Negara Islam ISIS, mengklaim serangan tersebut dengan kemudian merilis sebuah video yang menunjukkan seorang anak berusia 17 tahun mengacungkan sebuah pisau dan mengeluarkan ancaman.









