Pengalaman di militer mengubah kepribadian tersangka penembakan Dallas

Micah Johnson

Sumber gambar, FACEBOOK

Keterangan gambar, Micah Johnson terlihat mengepalkan tangan dalam sebuah foto Facebook sebagai tanda salut atas "kekuatan orang-orang kulit hitam."

Pengalaman selama bergabung di militer AS telah mengubah kepribadian Micah Johnson, tersangka penembakan di Dallas yang menewaskan lima polisi, kata ibunya.

Sang ibu, Delphine Johnson, menuturkan kepada situs The Blaze bahwa Johnson yang awalnya mudah bergaul menjadi pribadi yang "pendiam".

"Dunia militer tidak seperti apa yang Micah pikirkan," katanya. "Dia sangat kecewa."

Johnson melepaskan tembakan di tengah unjuk rasa yang digelar untuk memprotes kematian dua pria kulit hitam, Philando Castile di Minnesota dan Alton Sterling di Louisiana, oleh polisi.

Bahan pembuat bom, sejumlah pucuk senapan, dan sebuah jurnal pertempuran ditemukan di rumah Johnson.

  • <link type="page"><caption> Polisi AS temukan bahan pembuat bom di rumah tersangka penembakan Dallas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160708_dunia_as_dallas_tersangka_rumah" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Penembakan Dallas: Pembunuh 'siapkan serangan lebih besar'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/07/160711_dunia_dallas_seranganberencana" platform="highweb"/></link>

"Saya tidak tahu harus berkata apa kepada setiap orang untuk membuat segalanya lebih baik. Saya tidak punya ide," ujar James Johnson, ayah Micah Johnson, kepada situs The Blaze.

"Saya menyayangi anak saya dengan segenap hati. Saya benci dengan apa yang telah dia lakukan."

Micah Johnson US Army

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Micah Johnson menorehkan tulisan berinisial "RB" dengan darahnya sendiri, kata polisi.

Kepala kepolisian Dallas, David Brown, mengatakan semua petugas kepolisian berada di ujung tanduk setelah peristiwa itu dan keluarganya juga menerima ancaman pembunuhan.

Dia mengatakan bahwa 13 polisi menggunakan kekerasan terhadap Johnson selama pengepungan.

Membunuh Johnson bukanlah "dilema etika", katanya. "Saya akan melakukannya lagi" untuk melindungi sesama rekan saya, tambahnya.

Lima polisi

Sumber gambar, GETTY IMAGES

Keterangan gambar, Lima polisi tewas dalam aksi penembakan di Dallas.

Kejadian ini tidak akan mematahkan semangat departemen kepolisian, ujar Brown, yang telah melihat penurunan tingkat kejahatan di Dallas selama 12 tahun berturut-turut.

"Kami akan melakukan apapun" untuk memastikan bahwa Johnson adalah satu-satunya orang yang merencanakan serangan itu, katanya, dan bahwa departemen yang dia pimpin mengikuti "semua petunjuk".

Brown menyarankan kalangan muda kulit hitam di AS yang marah untuk bergabung menjadi polisi dan berupaya untuk menjadi "bagian dari solusi".

"Kami merekrut," katanya. "Keluar dari barisan unjuk rasa dan isi formulir lamaran (polisi)."