'Sabotase' sistem komputer, petugas imigrasi Malaysia dipecat

malaysia

Sumber gambar, AFP Getty

Keterangan gambar, Malaysia menyelidiki komputer bermasalah di bandara yang memungkinkan warga asing masuk tanpa pemeriksaan.

Malaysia memberhentikan 15 pejabat imigrasi karena diduga merusak sistem pengawasan paspor berdasarkan komputer negara itu.

Direktur Jenderal Imigrasi, Datuk Seri Sakib Kusmi, mengatakan 65 pejabat lainnya akan dipindahkan.

  • <link type="page"><caption> Malaysia tangkap 717 pendatang gelap Indonesia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2013/09/130902_malaysia_imigran_pendatang" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Malaysia tangkap ratusan pendatang gelap</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2011/06/110624_immigrantamnestyedit" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Malaysia lakukan razia pekerja ilegal</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2013/08/130828_razia_imigran_malaysia" platform="highweb"/></link>

Kusmi menambahkan tindakan disipliner yang diterapkan di antaranya berbentuk 14 pemberhentian sementara dan pembekuan kenaikan gaji delapan orang.

Dia mengatakan para petugas tersebut telah bekerja di bagian imigrasi dari enam bulan sampai 15 tahun.

"Semua pejabat dan staf yang dikenai tindakan disipliner berasal dari berbagai tingkat layanan pendukung di gerbang utama untuk masuk ke Malaysia," kata Kusmi seperti dilaporkan situs New Straits Times.

Bulan lalu, pemerintah mengumumkan penyelidikan terhadap komputer bermasalah di bandara Malaysia, yang sepertinya diatur waktunya untuk memungkinkan sejumlah warga asing melewati pihak keamanan, tanpa melalui pemeriksaan latar belakang kejahatan internasional.

Wakil Perdana Menteri Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi mengatakan para pejabat yang terlibat mendapatkan keuntungan keuangan dan telah melakukan hal ini selama enam bulan sampai dua tahun terakhir.