Obama: Pemimpin dunia bingung dengan pernyataan Trump

Barack Obama

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Barack Obama menyebut Donald Trump tak memikirkan secara mendalam isu-isu yang dihadapi Amerika Serikat.

Presiden Barack Obama mengatakan dirinya memahami jika para pemimpin dunia bingung dengan berbagai pernyataan bakal capres Republik, Donald Trump.

Berbicara di sela-sela mengikuti pertemuan puncak negara-negara G7 di Jepang, hari Kamis (26/05), Presiden Obama antara lain mengatakan Trump tak terlalu peduli dengan masalah-masalah internasional.

"Para pemimpin asing kaget dengan Trump dan tak begitu yakin bagaimana menanggapi komentar-komentar Trump dan ini bisa dimengerti," kata Obama.

  • <link type="page"><caption> Mengapa sekarang Donald Trump mengungguli Hillary Clinton?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160525_dunia_trump_clinton.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Dikecam wali kota London, sikap Trump soal larangan Muslim 'melunak'</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160512_dunia_trump_islam_sadiq.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Rolling Stones tak mau lagu mereka dipakai dalam kampanye Trump</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/05/160505_majalah_rolling_stones_trump.shtml" platform="highweb"/></link>

Obama menegaskan Trump hanya tertarik memikirkan bagaimana berbagai pernyataannya tersebut menjadi berita utama atau ramai di media sosial.

Donald Trump

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Selain akan membangun dinding pemisah AS dan Meksiko, Trump juga ingin melarang warga Muslim berkunjung ke AS.

"Ia tak berpikir dalam soal apa saja yang membuat Amerika makin aman dan sejahtera," kata Obama seraya menambahkan bahwa Trump juga tak memikirkan bagaimana dunia bisa harmonis.

Sejauh ini belum ada respons dari Trump.

Dalam beberapa kali kesempatan Trump -yang sebelumnya dikenal sebagai miliarder- mengeluarkan pernyataan kontroversial, antara lain membuat pagar pembatas antara Amerika Serikat dan Meksiko dengan tujuan mengatasi masalah imigrasi.

Ia juga mengusulkan agar Muslim dilarang masuk ke AS walau ia sempat melunak setelah mendapat 'reaksi keras' dari Sadiq Khan, politikus Muslim di Inggris yang baru saja terpilih menjadi wali kota London.