Tidak ada menteri perempuan, kabinet sementara Brasil dikritik

Rousseff

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Rousseff mengatakan kabinet itu tidak mewakili negara - yang merupakan salah satu yang paling beragam di dunia.

Presiden Brasil yang diberhentikan sementara, Dilma Rousseff, mengkritik pemerintahan sementara yang dibentuk mantan wakilnya Michel Temer, yang terdiri dari politisi laki-laki kulit putih.

Kabinet tanpa menteri perempuan ini pertama kalinya di Brasil sejak 1979 lalu.

Rousseff mengatakan kabinet itu tidak mewakili negara - yang merupakan salah satu yang paling beragam di dunia.

Pemerintahan Rousseff memiliki tujuh perempuan dari 31 menterinya.

Rousseff menghadapi pengadilan setelah pada Kamis lalu, Senat memilih untuk memakzulkan dan memberhentikannya sementara.

Dia dituduh melakukan manipulasi keuangan secara ilegal untuk menutupi peningkatan defisit menjelang pemilu yang memilih dia kembali pada 2014 lalu. Rousseff membantah tuduhan itu.

  • <link type="page"><caption> Presiden Brasil Dilma Rousseff diberhentikan sementara</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160512_dunia_brasil_pemakzulan.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Tekad perlawanan hukum Presiden Dilma Rousseff</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160512_dunia_brasil_rousseff.shtml" platform="highweb"/></link>
  • <link type="page"><caption> Virus Zika diduga rusak saraf janin </caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/05/160512_dunia_brasil_rousseff.shtml" platform="highweb"/></link>

Michel Temer

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Presiden sementara Michel Temer menekankan "kekuatan ekonomi"

Kekuatan ekonomi

Menanggapi tuduhan itu, kepala staff pemerintah baru Eliseu Padilha mengatakan mereka belum dapat menemukan perempuan untuk duduk dalam kabinet.

Eliseu Padilha mengatakan kabinet dibentuk dengan jadwal yang ketat. "Kami berupaya untuk mencari perempuan tetapi karena berbagai alasan yang tak perlu kami ungkapkan di sini, kami mendiskusikannya dan itu tak mungkin," kata dia.

Kami akan mengajak perempuan dalam pemerintahan, untuk jabatan yang dulu merupakan kementreian, dan akan memiliki fungsi yang sama dengan nama yang berbeda."

Sementara itu, dalam pidato pertamanya setelah dipilih oleh Senat, Presiden sementara Michel Temer menekankan "kekuatan ekonomi" merupakan tugas utamannya.

Dia menambahkan:"Sangat penting untuk kembali membangun kredibiltas di dalam dan luar negeri untuk menarik investasi baru dan kembali meningkatkan pertumbuhan ekonomi."

Dia mengatakan Brasil masih termasuk negara miskin dan untuk itu dia akan melindungi dan memperluas program sosial.

Dia menyebut kabinetnya sebagai ramah untuk bisnis dan menunjuk mantan kepala bank sentral yang disegani Henrique Meirelles sebagai menteri keuangan. Jumlah laki-laki kulit putih di Brasil mencapai 22% menurut data pemerintah pada 2013.